Menuju konten utama

KKP Target Transaksi Rp7 M dari Business Matching UMKM-Retail

Business matching menjadi salah satu solusi atas hambatan yang dialami pelaku UMKM yang dibina KKP karena keterbatasan modal.

KKP Target Transaksi Rp7 M dari Business Matching UMKM-Retail
Pekerja menyortir ikan untuk bahan baku olahan makanan di Koperasi Baita Mina Lestari, Majakerja, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (13/11/2024).ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/YU

tirto.id - Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelauatan dan Perikanan (PDSKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Catur Sarwanto, menargetkan Rp7 miliar dari business matching antara 50 pelaku UMKM produk kelautan dan perikanan dengan 11 jaringan retail modern nasional yang digelar Kamis (12/2/2026).

"Ya, kami targetkan dari business matching ini [transaksi] mencapai Rp7 miliar," tuturnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/2/2026), dilansir dari Antara.

Menurut Catur, sebanyak 50 UMKM itu merupakan hasil kurasi dari sekitar 1.000 UMKM se-Indonesia yang pengelolaannya didampingi KKP. Produk dari 50 UMKM itu pun bervariasi, mulai dari frozen food hingga jajanan.

Catur menyebutkan kebanyakan UMKM dalam pengelolaannya terkendala keterbatasan modal, akses, serta teknologi. KKP kemudian mendampingi UMKM untuk mengatasi sejumlah keterbatasan tersebut.

"Bagaimana kami perbaiki dari sisi legalitas, kemudian kami dorong supaya mereka mendaftarkan NIB. Kami langsung bina ketika dia mau proses melaksanakan produksi usaha nantinya melalui sertifikasi-sertifikasi sampai dengan nanti kalau memang mereka mau mendorong ke ekspor," urainya.

Business matching yang digelar KKP menjadi salah satu solusi atas hambatan yang dialami pelaku UMKM. Kata Catur, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada transaksi jangka pendek, tetapi juga penguatan rantai nilai usaha perikanan secara menyeluruh.

Seluruh rangkaian kegiatan itu disebut dilaksanakan dalam kerangka ekonomi biru, yakni pendekatan pembangunan kelautan dan perikanan yang produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.

Di satu sisi, ia turut berharap bahwa masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan ketimbang protein lain.

"Program kita kan tentu agar bagaimana kita mendorong ikan menjadi salah satu alternatif [pangan]. Tentu kan dalam satu minggu pasti ada harus ada variasi kan, harapannya ikan bisa masuk," tutur Catur.

Baca juga artikel terkait UMKM

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto