Menuju konten utama

KKP Kerahkan Kapal & Pesawat untuk Distribusi Bantuan di Aceh

Satgas tersebut telah mengerahkan armadanya ke Aceh sejak Selasa (2/12/2024) sore.

KKP Kerahkan Kapal & Pesawat untuk Distribusi Bantuan di Aceh
Petugas yang merupakan awak kapal negara menyiapkan bantuan untuk dikirim ke Aceh dan Sumatera di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 kaleng ikan olahan dan kebutuhan pokok lainnya untuk korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

tirto.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan kapal pengawas dan pesawat patroli untuk mendistribusikan bantuan pangan dan logistik ke wilayah-wilayah di Aceh yang masih terisolasi akibat bencana. Upaya ini merupakan bagian dari operasi Satuan Tugas (Satgas) Aksi Tanggap dan Peduli Bencana Sumatra yang dibentuk untuk merespons kondisi darurat.

Komandan Satgas KKP Peduli Bencana Sumatra, Pung Nugroho Sakson, menyatakan bahwa timnya bekerja secara maraton sejak ditugaskan pada Senin (1/12/2025).

"Sejak kami ditugaskan, Satgas KKP Peduli Bencana Alam telah bekerja maraton dan gas pol. Masalah bencana kita harus bekerja cepat," ujar Pung Nugroho, di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Satgas tersebut telah mengerahkan armadanya ke Aceh sejak Selasa (2/12/2024) sore berupa kapal pengawas dan satu unit pesawat patroli.

"Satgas KKP telah mengerahkan beberapa armadanya, kapal kami, kapal pengawas, dan satu unit pesawat patroli kami untuk langsung bergerak ke Aceh. Dan hari kemarin, sudah sepuluh ton kami jalankan [bantuan] di Lhokseumawe," jelasnya.

Pung Nugroho juga memastikan bantuan didistribusikan tepat sasaran karena ada tim lapangan di lokasi bencana.

“Ini bisa terjamin karena langsung diasuh oleh kawan-kawan yang ada di lapangan," tambahnya.

Untuk mempercepat penanganan dampak bencana, KKP juga mendirikan posko pengumpulan logistik, baik di pusat maupun di daerah. Posko-posko ini masih aktif menampung bantuan, termasuk kebutuhan mendesak seperti pakaian layak pakai.

"Kami masih menampung beberapa bantuan-bantuan yang ada sampai hari ini karena di sana sekarang masih banyak baju yang nempel saja di badan. Ini sangat dibutuhkan sekali, kami meminta donasi baju layak pakai," paparnya.

Distribusi bantuan akan terus diperluas. Pada Sabtu mendatang, KKP akan kembali mengirimkan bantuan menggunakan Kapal Pengawas Orca 05. Prioritasnya adalah daerah yang masih terputus aksesnya, seperti Tamiang.

“Di hari Sabtu, kami akan gerakkan dengan Kapal Pengawas (KP) Orca 05. Sekarang, Orca 05 sedang menuju ke Muara Baru, bersama KKP menuju sana, terutama Tamiang yang saat ini masih terputus,” ujarnya.

KKP mengirimkan bantuan berupa 10.000 kaleng ikan olahan dan kebutuhan pokok lain menggunakan pesawat pengawasan (airborne surveillance) dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Selain melalui jalur udara, KKP juga mengerahkan KP Hiu Macan 05 dari Pelabuhan Bandar Deli Belawan menuju Langsa dan Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada Senin kemarin.

Kapal tersebut membawa total 12 ton logistik, terdiri dari 2 ton bantuan KKP dan 10 ton bantuan dari Polda Riau yang terdiri dari beras, obat-obatan, air mineral, makanan siap saji, perlengkapan bayi dan wanita, pakaian, serta selimut.

Sedangkan, bantuan untuk wilayah Sibolga di Sumatra Utara, KKP mengerahkan KP. Hiu 12 dari Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh pada pagi tadi pukul 05.30 WIB. Logistik yang dikirim sekitar 5 ton mencakup air kemasan, ikan kaleng, mie instan, biskuit, sembako, perlengkapan bayi dan wanita, serta obat-obatan.

KKP melalui poskonya di Padang, Sumatera Barat, juga telah menyalurkan bantuan sejumlah 6 ton yang mencakup sembako, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fadrik Aziz Firdausi