Menuju konten utama

Kemenhaj Perbanyak Pembimbing Haji Perempuan Jadi 30 Persen

Penambahan pembimbing perempuan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah.

Kemenhaj Perbanyak Pembimbing Haji Perempuan Jadi 30 Persen
Jamaah haji dari berbagai negara memadati Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). Jamaah haji memanfaatkan waktu tunggu untuk kepulangan ke negara masing-masing dengan beribadah di Masjidil Haram. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/nym.

tirto.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menambah porsi petugas perempuan khususnya Pembimbing Ibadah, hingga 30 persen pada penyelenggaraan haji 2026. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan kebijakan ini selaras dengan salah satu tema haji yakni afirmasi perempuan.

“Salah satu tema haji kami pada tahun 2026 itu afirmasi perempuan. Nah, makanya petugas perempuan, terutama Pembimbing Ibadah, pembimbing ibadah perempuan itu kami perbanyak menjadi 30 persen. 30 persen pertugasnya itu perempuan,” kata Dahnil kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Dahnil mengatakan penambahan pembimbing perempuan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah. Sebab, mayoritas jemaah haji Indonesia adalah perempuan.

“Hampir 60% jemaah haji Indonesia itu perempuan. Nah, untuk memberikan kenyamanan, keamanan pada jemaah haji, maka kami menyediakan pembimbing perempuan lebih banyak supaya jemaah lebih nyaman,” tuturnya.

Menurut politikus Gerindra ini, jemaah akan lebih nyaman apabila berkomunikasi dengan sesama perempuan dalam ibadah haji. Oleh karena itu, pembimbing perempuan akan ditambahkan menjadi 30 persen dari total petugas, terutama di bidang Pembimbing Ibadah.

“Ada Pembimbing Ibadah, ada Pembimbing Keamanan (Linjam), ada juga MCU (Kesehatan), Akomodasi, ada juga wartawan,” tutur Dahnil.

Sebagai informasi, Kemenhaj telah membuka pendaftaran petugas haji untuk pelaksanaan ibadah haji pada 2026. Proses pendaftaran dibuka pada 22 hingga 28 November 2025.

Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 H/2026 M ini akan melibatkan dua tahap, yakni seleksi tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi.

Tahap seleksi tingkat kabupaten/kota akan berlangsung hingga 5 Desember 2026 mendatang. Sedangkan seleksi tingkat provinsi berlangsung pada 8 hingga 12 Desember 2025.

Seluruh proses pendaftaran seleksi ini dilakukan secara daring atau online, yakni melalui laman web resmi petugas.haji.go.id.

Untuk tahun 2026, ada dua formasi yang dibuka pendaftarannya, yakni PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi. Salah satu formasi PPIH Kloter itu adalah pembimbing ibadah haji kloter.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama