Menuju konten utama

Kapan Ramadhan 2026 Dimulai dan Kenapa Puasa Semakin Maju?

Kapan Ramadhan 2026 dimulai dan kenapa puasa semakin maju? Cek jadwal perkiraan awal puasa 20 tahun mendatang dan tanggalnya.

Kapan Ramadhan 2026 Dimulai dan Kenapa Puasa Semakin Maju?
Buka Bersama. foto/istockphoto

tirto.id - Pemerintah melalui Surat Keputusan (SKB) Tiga Menteri resmi menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Salah satu momen yang paling ditunggu adalah Ramadhan 1447 Hijriyah. Tahun depan diperkirakan jatuh lebih awal dibanding tahun sebelumnya. Lantas, kapan awal puasa Ramadhan 2026 dimulai?

Berdasarkan SKB tersebut, terdapat 17 hari libur serta 8 hari cuti bersama yang tersebar sepanjang tahun 2026. Sejumlah hari libur berhubungan dengan bulan Ramadhan serta perayaan Idul Fitri Hijriah.

Namun, SKB tidak secara langsung mencantumkan tanggal pasti awal puasa maupun Hari Raya Idul Fitri. Kepastian tersebut tetap menunggu keputusan Menteri Agama melalui Sidang Isbat jelang masuknya bulan Ramadhan serta Syawal.

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan Tahun 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan prediksi astronomi, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026. Hasil perhitungan ini juga sudah diumumkan oleh Muhammadiyah sebagai hisab awal puasa.

Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama biasanya akan menunggu hasil Sidang Isbat. Isinya memadukan metode hisab dan rukyatul hilal.

Dengan perkiraan ini, maka Idul Fitri 1447 H diprediksi akan dirayakan pada 21-22 Maret 2026. Tanggalnya tercantum dalam daftar libur nasional pada SKB 3 Menteri. Dengan demikian, dapat dipastikan Ramadhan 2026 akan berlangsung lebih awal dibandingkan tahun 2025, yang dimulai pada awal Maret.

Mengapa Awal Puasa Ramadhan Semakin Maju Setiap Tahun?

Fenomena puasa Ramadhan yang selalu maju sekitar 10-11 hari setiap tahun bukanlah kebetulan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan sistem penanggalan hijriah dan masehi.

Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan (lunar calendar) yang memiliki rata-rata 354-355 hari dalam setahun. Angka itu relatif lebih pendek sekitar 11 hari dari kalender masehi yang menggunakan peredaran matahari (solar calendar) dengan total 365-366 hari.

Akibat dari selisih tersebut, bulan Ramadhan akan terus bergeser maju setiap tahunnya. Siklus ini membuat bulan suci Ramadhan berputar melewati seluruh musim dalam kurun waktu sekitar 33 tahun.

Apabila umat Islam berpuasa di bulan Februari-Maret, beberapa dekade ke depan Ramadhan bisa saja kembali jatuh pada bulan Juni atau Juli.

Jadwal Perkiraan Awal Puasa 20 Tahun Mendatang dan Tanggalnya

Menurut perhitungan astronomi, jadwal puasa dalam 20–30 tahun mendatang akan terus maju hingga dua kali terjadi dalam satu tahun masehi. Misalnya pada tahun 2030. Umat Islam diperkirakan akan menjalankan Ramadhan pada Januari dan kemudian kembali pada Desember di tahun yang sama.

Fenomena 2 kali Ramadhan dalam setahun masehi terakhir kali terjadi pada tahun 1997 dan bisa saja kembali terulang di tahun 2030. Setelah itu, Ramadhan kembali bergeser dan akan jatuh pada rentang Oktober–November di awal 2030-an.

Bagi umat Islam, fenomena ini tentu menarik sekaligus menantang. Sebab, waktu berpuasa akan sangat berbeda sesuai musim. Ketika jatuh pada musim dingin di negara empat musim, durasi puasa bisa lebih singkat. Sebaliknya, bila Ramadhan datang di musim panas, waktu berpuasa bisa berlangsung lebih panjang.

Berikut adalah prediksi jadwal awal puasa Ramadhan untuk 20 tahun mendatang berdasarkan pola pergeseran kalender Hijriah:

  1. Tahun 2026 – 18 Februari
  2. Tahun 2027 – 8 Februari
  3. Tahun 2028 – 28 Januari
  4. Tahun 2029 – 16 Januari
  5. Tahun 2030 – 5 Januari & 26 Desember (Dua kali dalam setahun)
  6. Tahun 2031 – 15 Desember
  7. Tahun 2032 – 4 Desember
  8. Tahun 2033 – 23 November
  9. Tahun 2034 – 12 November
  10. Tahun 2035 – 2 November
  11. Tahun 2036 – 22 Oktober
  12. Tahun 2037 – 11 Oktober
  13. Tahun 2038 – 30 September
  14. Tahun 2039 – 19 September
  15. Tahun 2040 – 8 September
  16. Tahun 2041 – 29 Agustus
  17. Tahun 2042 – 18 Agustus
  18. Tahun 2043 – 7 Agustus
  19. Tahun 2044 – 27 Juli
  20. Tahun 2045 – 16 Juli
Jika ingin mengetahui banyak terkait Ramadhan, Tirto.id telah merilis sejumlah artikel dengan informasi tersebut. Klik tautan di bawah ini:

Kumpulan Artikel Ramadhan di Tirto.id

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Arif Budiman

tirto.id - Edusains
Kontributor: Arif Budiman
Penulis: Arif Budiman
Editor: Beni Jo