Menuju konten utama

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026 dan Jatuh Tanggal Berapa?

Simak penjelasan kapan terjadinya malam Lailatul Qadar pada Ramadhan 2026 lengkap berdasarkan kalender versi Muhamamdiyah, pemerintah, dan NU.

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026 dan Jatuh Tanggal Berapa?
Ilustrasi mengejar keutamaan malam Lailatul Qadar. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pertanyaan mengenai kapan malam Lailatul Qadar pada Ramadhan 1447 H/2026 bermunculan. Pasalnya, malam Lailatul Qadar 2026 termasuk malam yang sangat istimewa.

Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan. Rasulullah saw menganjurkan umat Islam untuk mencari malam ini dan beramal ibadah saat malam Lailatul Qadar karena lebih utama dari 1.000 bulan.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar bahkan disebut dalam Al-Qur'an surat Al-Qadr ayat 1–5, yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Qur'an) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apa Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr [97]:1–5)

Lalu, kapan malam Lailatul Qadar tahun 2026 ini yang banyak dinanti-nantikan umat Islam untuk berlomba-lomba mengejar keutamaannya? Simak penjelasannya di artikel ini.

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?

Pada dasarnya, malam Lailatul Qadar tidak ditetapkan secara pasti tanggalnya. Bahkan, setiap tahun dalam bulan Ramadhan bisa berbeda kapan tanggal malam Lailatul Qadar.

Ibnu Abi Ashim an-Nabil, dengan sanad dari Jabir bin Abdullah, menyampaikan bahwa Rasulullah saw bersabda,“Sesungguhnya aku pernah melihat Lailatul Qadar, lantas aku dibuat lupa mengenainya. Malam tersebut ada di sepuluh malam terakhir dari malam-malamnya (Ramadhan). Malam tersebut sangat cerah, tidak panas, dan tidak dingin. Seakan-akan di malam tersebut ada rembulan. Setan tidak akan keluar hingga terbit fajar,”.

Jatuhnya malam kemuliaan Lailatul Qadar memang sengaja dirahasiakan oleh Allah Swt. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebut, pendapat terkuat terjadinya Lailatul Qadar adalah pada tanggal-tanggal ganjil pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.

Menurut mazhab Syafi'i, malam ganjil yang paling berpeluang terjadinya Lailatul Qadar yakni malam ke-21 atau ke-23 berdasarkan hadis Abu Sa'id dan Abdullah bin Humaid. Sedangkan, menurut jumhur ulama, malam ganjil yang paling berpeluang yakni malam ke-27.

Namun, terkait urutan malam dalam bulan Ramadhan 2026 terdapat perbedaan di beberapa kalangan. Umat Islam di Indonesia sendiri, misalnya, terdapat dua pendapat antara organisasi Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Pemerintah.

Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 (Selasa malam, 17 Februari 2026 sebagai malam pertama Ramadhan). Sementara itu, Pemerintah dan ormas Nahdlatul Ulama menentukan 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan hari Kamis, 19 Februari 2026 (Rabu malam, 18 Februari 2026 sebagai malam pertama Ramadhan).

Artinya, menurut versi Muhammadiyah, 10 malam terakhir Ramadhan 2026 yakni terjadi mulai pada hari Senin malam, 20 Ramadhan 1447 H/9 Maret 2026 (malam ke-21 Ramadhan 1447 H) hingga Selasa malam, 28 Ramadhan 1447 H/17 Maret 2026 (malam ke-29 Ramadhan 1447 H).

Berikut ini rincian malam-malam ganjil 10 malam terakhir Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah:

  • Senin malam, 9 Maret–10 Maret 2026 fajar = malam ke-21 Ramadhan 1447 H
  • Rabu malam, 11 Maret–12 Maret 2026 fajar = malam ke-23 Ramadhan 1447 H
  • Jumat malam, 13 Maret–14 Maret 2026 fajar = malam ke-25 Ramadhan 1447 H
  • Minggu malam, 15 Maret–16 Maret 2026 fajar = malam ke-27 Ramadhan 1447 H
  • Selasa malam, 17 Maret 2026–18 Maret 2026 fajar= malam ke-29 Ramadhan 1447 H
Sementara itu, 10 malam terakhir Ramadhan 2026 versi pemerintah maupun NU terjadi pada Selasa malam, 20 Ramadhan 1447 H/11 Maret 2026 (malam ke-21 Ramadhan 1447 H) hingga Kamis malam, 28 Ramadhan 1447 H/18 Maret 2026 (malam ke-29 Ramadhan 1447 H).

Berikut adalah rincian malam-malam ganjil 10 malam terakhir Ramadhan 2026 versi NU:

  • Selasa malam, 10 Maret–11 Maret 2026 fajar = malam ke-21 Ramadhan 1447 H
  • Kamis malam, 12 Maret–13 Maret 2026 fajar = malam ke-23 Ramadhan 1447 H
  • Sabtu malam, 14 Maret–15 Maret 2026 fajar = malam ke-25 Ramadhan 1447 H
  • Senin malam, 16 Maret–17 Maret 2026 fajar = malam ke-27 Ramadhan 1447 H
  • Rabu malam, 18 Maret–19 Maret 2026 fajar = malam ke-29 Ramadhan 1447 H

Tanda-Tanda Malam LailatulQadar

Sebagai malam yang istimewa, Lailatul Qadar juga memiliki ciri-ciri atau tanda-tanda. Berbagai rujukan menyiratkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, tidak panas atau tidak dingin.

Setidaknya terdapat dua ciri terjadinya malam Lailatul Qadar menurut beberapa hadis. Umat Islam dapat menandai ciri-cirinya agar dapat menjumpai malam penuh kemuliaan ini.

Berikut ini ciri malam Lailatul Qadar:

  • Matahari bercahaya tidak terik pada keesokan paginya
  • Malam yang nyaman dan terang, tidak panas dan tidak dingin
Namun, dirahasiakannya malam Lailatul Qadar menjadi bentuk anjuran untuk tidak hanya beribadah pada hari tertentu dalam 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar al-Asqalani menyebutkan:

“Menurut para ulama, hikmah tidak diberitahukannya waktu Lailatul Qadar adalah untuk memotivasi agar umat Islam selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah. Berbeda apabila ditetapkan pada satu malam tertentu, maka orang-orang akan beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam itu saja.”

Pembaca dapat mengakses artikel mengenai Lailatul Qadar melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Lailatul Qadar

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo