Menuju konten utama

Jadwal Dr Zakir Naik Indonesia Lecture Tour 2025 & Link Daftar

Dr. Zakir Naik akan hadir di Surakarta, Malang, Bandung, dan Jakarta. Baca artikel ini untuk jadwal safari dakwah dan pendaftarannya.

Jadwal Dr Zakir Naik Indonesia Lecture Tour 2025 & Link Daftar
Dr. Zakir Naik memberikan ceramah di Bandung tahun 2017 lalu. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/17
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ulama internasional Dr. Zakir Naik akhirnya kembali menyapa masyarakat Indonesia lewat rangkaian safari dakwah bertajuk Zakir Naik Indonesia Lecture Tour 2025.

Kunjungannya kali ini menjadi momen yang dinanti setelah delapan tahun sejak lawatan terakhirnya pada 2017. Kehadirannya diharapkan dapat menjawab kerinduan umat terhadap kajian-kajian keislaman yang mendalam dan terbuka.

Safari dakwah ini akan digelar di beberapa kota besar di Indonesia sepanjang Juli 2025. Dr. Zakir Naik dijadwalkan menyampaikan ceramah terbuka yang menyentuh berbagai tema keislaman dan tantangan zaman modern. Antusiasme publik, termasuk kalangan Non-Muslim, kembali terlihat tinggi menyambut kedatangannya.

Sebagai tokoh dakwah yang dikenal secara global, Zakir Naik memiliki pengaruh kuat dalam menyampaikan pesan Islam melalui pendekatan ilmiah dan perbandingan agama.

Ceramah-ceramahnya kerap memicu diskusi luas dan membuka ruang dialog antar umat beragama. Melalui kunjungan ini, Indonesia menjadi panggung penting bagi penyebaran dakwah yang moderat dan argumentatif.

Jadwal Dr Zakir Naik Indonesia Lecture Tour 2025

Zakir Abdul Karim Naik adalah seorang penceramah dan da’i asal India yang dikenal karena fokusnya pada ilmu perbandingan agama. Lahir pada 18 Oktober 1965 di Mumbai dari keluarga Suku Konkani, ia awalnya menempuh pendidikan di bidang kedokteran dan meraih gelar MBBS dari Universitas Mumbai. Namun, sejak tahun 1991, ia meninggalkan profesi medis dan mendedikasikan hidupnya untuk dakwah Islam.

Zakir Naik terinspirasi oleh Ahmed Deedat dan mulai aktif berdakwah dengan pendekatan ilmiah dan rasional, menyasar terutama generasi muda Muslim yang mulai meragukan agamanya.

Ia dikenal luas karena ceramah-ceramahnya yang membandingkan Islam dengan agama-agama lain, serta pembelaannya terhadap Islam melalui kajian Al-Qur’an, Hadits, dan ilmu pengetahuan modern.

Popularitasnya semakin melejit karena rekaman video dan siaran televisi ceramahnya yang disebarluaskan secara luas, termasuk melalui Peace TV.

Namun, gaya penyampaian Zakir Naik sering menuai kontroversi, terutama saat ia membahas isu sensitif atau menyampaikan pandangan yang dianggap provokatif. Ia pernah menghadapi kritik keras di beberapa negara Barat karena komentarnya yang dinilai menyinggung agama lain atau memicu pemisahan sosial.

Meski begitu, Naik tetap melanjutkan kegiatan dakwahnya, termasuk mengadakan konferensi besar seperti Konferensi Damai di Mumbai, serta berdialog dengan tokoh lintas agama, seperti Sri Sri Ravi Shankar, untuk memperkuat pemahaman antarumat beragama

Jadwal lengkap Dr. Zakir Naik Indonesia Lecture Tour 2025 telah resmi diumumkan. Safari dakwah ini akan berlangsung di empat kota besar sepanjang bulan Juli 2025. Setiap kota akan menjadi tuan rumah ceramah publik yang membahas perbandingan agama dan tema-tema keislaman kontemporer.

Dr. Zakir Naik, yang dikenal dengan pendekatan logis dan ilmiahnya dalam berdakwah, diperkirakan akan menarik ribuan peserta di setiap lokasi. Ceramahnya tidak hanya ditujukan untuk umat Islam, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin memahami ajaran Islam secara lebih objektif.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:

Rincian jadwalnya adalah sebagai berikut:

  • 8 Juli 2025: Surakarta
  • Tempat: Edutorium Universitas MuhammadiyahSurakarta
  • 10 Juli 2025: Malang
  • Tempat: Stadion Gajayana, Malang
  • 12-13 Juli 2025: Bandung
  • Tempat: Lapangan Tritan, Bandung
  • 18-20 Juli 2025: Jakarta
  • Tempat: Lapangan Bola Aldiron Pancoran, Jakarta

Baca juga artikel terkait DAKWAH ZAKIR NAIK atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Edusains
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Indyra Yasmin