Menuju konten utama

Israel Serang Gaza Pakai Senjata Pemusnah, MUI Sentil Peran BoP

MUI memandang penggunaan senjata tersebut sebagai bentuk kebiadaban yang melampaui batas-batas kemanusiaan dan nurani paling dasar.

Israel Serang Gaza Pakai Senjata Pemusnah, MUI Sentil Peran BoP
Logo MUI. FOTO/wikipedia
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk segera membentuk investigasi independen yang memastikan perlindungan bagi warga sipil di Gaza buntut dari penggunaan senjata thermal dan bom vakum yang digunakan Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menilai penggunaan senjata tersebut sebagai bentuk kebiadaban yang melampaui batas-batas kemanusiaan dan nurani paling dasar.

"Saya shock dan sekaligus geram membaca hasil investigasi yang disampaikan Al Jazeera terkait dugaan penggunaan senjata Thermal atau bom vakum dalam agresi militer Israel di Gaza. Ini menelan korban lenyap seketika tak tersisa sebesar 2.842 orang," kata Sudarnoto dikutip melalui website MUI Digital, Selasa (17/2/2026).

Bom vakum atau senjata thermobaric secara garis besar adalah sebuah senjata yang dapat menghasilkan gelombang panas hingga mencapai 3.500 derajat celcius. Dalam suhu tersebut, tubuh manusia bisa meleleh dan “menguap” tanpa bekas. Sudarnoto menyebut hal ini adalah kekerasan yang bertentangan dengan prinsip hukum kemanusiaan internasional.

MUI meminta agar dunia internasional tidak diam dan tak menerapkan standar ganda dalam penegakan hukum dan hak asasi manusia. MUI menilai setiap bentuk kejahatan perang harus diusut secara independen dan transparan, serta para pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban.

Dia kemudian menyinggung keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump dalam serangan Israel ini. Menurutnya, BoP semakin menunjukkan keasliannya sebagai badan yang justru ikut andil menghancurkan martabat dan kedaulatan Palestina.

Dengan bungkamnya Trump, Sudarnoto menilai hal ini telah menghancurkan kata damai karena perdamaian tak mungkin terwujud jika keadilan tidak ditegakkan.

"Saya ingin serukan kemanusiaan harus dimenangkan. Dan penjajahan dalam bentuk apa pun di atas dunia ini harus dihapuskan," ujarnya.

MUI meminta agar umat Islam dan seluruh masyarakat internasional terus menyuarakan keadilan. Kata Sudarnoto, MUI juga menyerukan agar solidaritas terhadap Palestina tidak boleh surut, dan tekanan diplomatik harus ditingkatkan agar agresi ini segera dihentikan.

MUI mengutuk keras setiap bentuk penggunaan senjata yang menghancurkan secara membabi buta dan menargetkan atau berdampak pada warga sipil.

"Tindakan seperti ini makin mempertegas bahwa yang terjadi di Gaza adalah krisis kemanusiaan yang sangat serius dan memerlukan respons global yang tegas," ujar Sudarnoto.

Baca juga artikel terkait MAJELIS ULAMA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama