tirto.id - Mie Sedaap berhasil meraih penghargaan Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 berkat inovasinya dalam strategi kampanye digital. Pengakuan ini menegaskan keberhasilan brand mie instan tersebut dalam merawat kedekatan dengan konsumen muda lewat berbagai platform.
Penghargaan itu mengapresiasi kampanye “
Brings Taste to People’s Lives” yang dihadirkan oleh Mie Sedaap untuk merangkul anak muda lewat media sosial. Inovasi pemasaran digital ini dinilai berdampak signifikan sekaligus relevan dengan perubahan perilaku konsumen. Keberhasilannya bahkan diakui menjadi standar baru dalam pemasaran digital di Tanah Air.
Dewan Juri Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 menilai kampanye kreatif Mie Sedaap memanfaatkan tren untuk menciptakan relasi autentik dengan Gen Z lewat berbagai konten “
real dan raw” di sejumlah platform media sosial.
“Strategi ini diperkuat dengan UGC dan Creator Driven Strategy yang melibatkan Gen Z dalam talkability dan menciptakan rasa FOMO melalui IP Collaboration yang sukses diamplifikasi secara digital,” demikian pernyataan resmi Dewan Juri Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 dalam merujuk keterangan resmi pada Selasa (23/12/2025).
Kampanye Lintas Platform dengan Kepekaan pada Tren
Mie Sedaap menggunakan kampanye “Brings Taste to People’s Lives” di ranah digital untuk menghadirkan “rasa” di setiap momen spesial maupun keseharian Gen Z Indonesia. Melalui konten-konten menarik di TikTok, Instagram, maupun YouTube, Mie Sedaap mengajak anak muda berinteraksi secara seru dan penuh “rasa.”
Kampanye Mie Sedaap berfokus pada netizen berusia 18–34 tahun (Gen Z dan milenial muda), terutama yang aktif di media sosial. Generasi ini merupakan
digital natives yang tertarik pada konten-konten kreatif, unik, dan dekat dengan kehidupannya. Kalangan muda tersebut juga menyukai interaksi digital, aktif merespons tren, serta menggemari
storytelling yang menjawab keresahan.
Guna membangun kedekatan dengan audiens muda, salah satu strategi Mie Sedaap adalah memunculkan karakter kuat di setiap
platform. Mereka menggandeng sejumlah
content creator dengan karakter khas dan menarik untuk membentuk Sedaap Squad.
Tim yang menampilkan semangat dan DNA Mie Sedaap tersebut terdiri dari Kelly Courtney, Andy Garcia, Willy Winarko, dan Danesaurus. Mereka aktif menyajikan konten kreatif dan unik sehingga menarik minat banyak Gen Z untuk mengikuti keseruan bersama Mie Sedaap.
Masing-masing anggota Sedaap Squad berupaya agar Gen Z mengenal semangat “sedap” dan “Brings Taste to People’s Lives” dalam berbagai versi makna. Pendekatan ini menjadi cara efektif untuk memperkuat kedekatan konsumen dengan
brand.Strategi kampanye kreatif Mie Sedaap tersebut diiringi dengan kejelian menangkap tren pada momen-momen spesial bagi Gen Z seperti Ramadan, Valentine’s Day, Halloween, hingga festival Come See Mie yang dihadirkan untuk anak muda. Dengan demikian, konten-konten Mie Sedaap selalu relevan dengan keseharian audiens.
Pendekatan di setiap
platform memang dibedakan. Meski demikian, konten yang dikemas dengan pendekatan berbeda di TikTok, Instagram, hingga
YouTube tetap saling mendukung. Seluruh konten hadir untuk membawa pesan
brand secara memikat dan menghibur tanpa terkesan dibuat-buat, sehingga relevan dengan selera mayoritas anak muda.
Mie Sedaap secara konsisten menerapkan berbagai strategi tersebut sepanjang tahun. Hasilnya, Mie Sedaap berhasil dikenal sebagai
brand mie instan yang inovatif, seru di mata anak muda, sekaligus dekat dengan konsumennya.
Dewan Juri Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 menilai strategi kampanye digital Mie Sedaap menunjukkan kematangan dalam memahami kebutuhan konsumen dari kalangan Gen Z dan milenial muda.
UGC dan Strategi Merangkul Audiens Muda
User Generated Content (UGC) menjadi elemen penting yang membuat kampanye digital Mie Sedaap berbeda. Lewat kuis, tantangan, hingga ajakan berpartisipasi di media sosial, audiens muda diajak untuk tidak sekadar menjadi penonton.
UGC hadir sebagai bagian dari strategi membangun
talkability dengan
audiens. Pendekatan ini membuat audiens dapat menjadi bagian dari narasi
brand dan turut menciptakan “rasa” di setiap kampanye Mie Sedaap.
Upaya membangun kedekatan dengan konsumen juga dilakukan melalui pelibatan berbagai komunitas dalam ajang Come See Mie, sebuah
intellectual property event yang dihadirkan oleh Mie Sedaap untuk anak muda. Come See Mie tidak hanya menjadi alat aktivasi pemasaran, tetapi juga perayaan budaya bagi Gen Z.
Kampanye digital yang intensif menjelang penyelenggaraan Come See Mie berhasil menarik antusiasme banyak Gen Z untuk terlibat dalam ajang tersebut. Strategi ini juga memicu efek FOMO yang memperkuat
engagement dan visibilitas
brand.
Kampanye Mie Sedaap menegaskan bahwa inovasi pemasaran digital tidak selalu hanya bertumpu pada penggunaan teknologi baru. Kreativitas dalam membangun interaksi dengan audiens menjadi kunci sukses dalam membangun kedekatan dengan konsumen secara berkelanjutan.
Penghargaan Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 menjadi pengakuan atas efektivitas strategi kampanye digital Mie Sedaap tersebut.
(JEDA)
Penulis: Tim Media Servis