Menuju konten utama

5 Fakta Gajah Hamil, Melahirkan, dan Ikatan Erat Induk-Anak

Gajah adalah mamalia yang mempunyai usia kehamilan paling lama yakni 22 bulan. Berikut fakta-fakta menarik tentang kehamilan gajah.

5 Fakta Gajah Hamil, Melahirkan, dan Ikatan Erat Induk-Anak
Kondisi dua ekor gajah sumatera (Elephas Maximus Sumateranus) jinak di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Seblat di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Senin (12/5/2025) ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/bar

tirto.id - Gajah adalah salah satu hewan mamalia yang tergolong pintar. Mereka mempunyai otak yang besar sehingga mampu mengingat banyak hal. Selain itu, gajah juga mempunyai fakta-fakta unik seputar hamil, melahirkan, dan menjadi seorang ibu. Apa saja?

Viral sebuah video yang beredar di media sosial beberapa waktu yang lalu. Dalam video tersebut, seorang anak gajah mati setelah tidak sengaja tertabrak oleh sebuah truk yang melintas. Dalam video yang beredar, induk gajah yang saat kejadian juga ada bersama anaknya, berdiri mematung di dekat mayat anak gajah itu.

Induk gajah tersebut tidak beranjak dari tempatnya berdiri yang dekat dengan tubuh anak gajah yang telah tidak bernyawa. Apa yang terlihat dalam video tersebut membuktikan jika ada ikatan erat antara induk dan anak gajah.

5 Fakta Gajah Hamil, Melahirkan, dan Ikatan Erat Induk-Anak

Berikut lima fakta tentang gajah saat mereka sedang hamil, melahirkan, sampai membesarkan anak-anak mereka.

1. Gajah Memiliki Usia Kehamilan 18 hingga 22 Bulan

Dikutip dari laman BBC Earth, gajah adalah salah satu mamalia yang mempunyai periode kehamilan terlama. Usia kehamilan seekor gajah berkisar antara 18 hingga 22 bulan. Bandingkan dengan usia kehamilan harimau yang hanya sekitar 3 bulan saja.

2. Gajah Hanya Hamil 1 Anak

Gajah mempunyai kehamilan tunggal. Artinya setiap mereka hamil, hanya akan melahirkan satu anak saja. Kasus anak kembar pada gajah memang pernah ada, namun sangat jarang. Jika memang ada, biasanya salah satunya tidak akan bertahan.

3. Anak Gajah Lahir dengan Berat 100 kg Lebih

Gajah adalah mamalia yang besar. Anak yang dilahirkannya pun besar. Berat bayi gajah yang baru lahir bisa mencapai 100 kilogram atau lebih.

4. Gajah Melahirkan di Tengah Kawanan

Jika waktu melahirkan terasa semakin dekat, calon induk gajah akan meminta para kawanannya berkumpul untuk melindunginya. Induk gajah akan berada di tengah-tengah kawanan yang telah membentuk lingkaran. Proses melahirkan pun tergolong cepat. Anak gajah akan keluar mulai dari kaki depan dan kepalanya terlebih dahulu. Setelah melahirkan, induk gajah akan memakan plasentanya sebagai tindakan preventif terhadap serangan predator.

5. Induk Gajah Akan Membersamai Anaknya Hingga Usia 10 Tahun

Setelah melahirkan, gajah akan menyusui anaknya hingga usia 3 tahun. Dalam periode setelahnya, induk gajah akan tetap bersama anaknya hingga usia mereka mencapai 10 tahun. Induk gajah akan mengajari bayinya banyak hal, termasuk mencari makan dan cara bertahan hidup dari ancaman predator.

Selain fakta-fakta di atas, gajah juga dikenal sebagai hewan yang memiliki memori yang kuat. Karenanya, gajah kerap dijuluki sebagai hewan yang tidak pernah lupa.

Kehidupan sosial gajah pun sangat intim. Mereka selalu berada dalam kawanan. Bahkan gajah betina akan dengan senang hati merawat bayi gajah meskipun bukan anaknya.

Baca juga artikel terkait VIRAL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra