tirto.id - Banyak pejabat negara-negara Eropa yang memilih mengundurkan diri karena diduga terlibat dalam kasus Jeffrey Epstein. Hal itu bukan semata-mata karena terbukti melakukan kejahatan, namun mereka mundur karena reputasi dan tekanan politik.
Jeffrey Epstein adalah terpidana kasus kejahatan seksual dan perdagangan manusia. Meski ia telah meninggal saat dipenjara sebelum diadili, kasusnya banyak dibicarakan publik setelah dokumen, email, buku tamu, dan catatan penerbangannya dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) ke publik pada akhir Januari lalu.
Daftar Pejabat Eropa yang Mundur Karena Kasus Epstein
Berikut daftar pejabat-pejabat Eropa yang meninggalkan jabatannya setelah namanya mencuat di Epstein Files:
1. Miroslav Lajcak
Miroslav Lajcak, penasihat keamanan nasional Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, mengundurkan diri pada 31 Januari 2026 setelah pesan-pesan pribadinya dengan Jeffrey Epstein dipublikasikan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ).Dalam wawancara dengan Radio Slovakia, Lajcak mengatakan bahwa setelah membaca kembali pesan-pesan lamanya, ia merasa seperti “orang bodoh”.
Ia mengakui percakapan itu bersifat pribadi dan tidak pantas jika dibaca publik. Ia menyebut telah menunjukkan “penilaian yang buruk” (poor judgment), terutama karena isi percakapan tersebut mengandung candaan atau obrolan bernada maskulin tentang perempuan.
“Saat membaca pesan-pesan itu hari ini, saya merasa seperti orang bodoh. Itu percakapan pribadi, jujur saja, siapa yang akan senang jika seluruh bangsa membaca pesan mereka? Paling tidak, saya telah membuat kesalahan dalam pengambilan keputusan,” ujar Lajcak dikutip laman Politico.
2. Peter Mandelson
Peter Mandelson mengundurkan diri dari House of Lords (majelis tinggi parlemen Inggris) awal Februari ini setelah hubungannya dengan Jeffrey Epstein terungkap dalam dokumen yang dirilis DOJ.Ada email yang menunjukkan adanya dugaan pengiriman uang ribuan pound dari Epstein kepada pasangan Mandelson. Muncul juga dugaan bahwa Mandelson pernah menentang reformasi perbankan AS atas nama Epstein saat masih menjadi menteri Inggris, serta tuduhan bahwa ia membagikan informasi sensitif negara kepadanya.
More pictures of Jeffrey Epstein with young children have been released by the DOJ.
— AF Post (@AFpost) December 19, 2025
Follow: @AFpostpic.twitter.com/XcW1R6SrpY
3. Jack Lang Jack Lang, mantan Menteri Kebudayaan Prancis, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Arab World Institute di Paris setelah muncul dugaan hubungan finansial di masa lalu dengan Jeffrey Epstein.
Dalam Epstein Files dan laporan lanjutan media investigasi Prancis Mediapart, disebutkan adanya dugaan hubungan bisnis dan keuangan antara keluarga Lang dan Epstein melalui sebuah perusahaan offshore yang berbasis di Kepulauan Virgin Amerika Serikat (U.S. Virgin Islands).
Melalui pengacaranya, Laurent Merlet, seperti diberitakan AP News, Lang menyatakan bahwa ia sangat sedih dan terluka harus meninggalkan jabatan yang ia cintai. Ia juga membantah semua tuduhan dan menyebutnya tidak akurat. Menurut pengacaranya, Lang mengundurkan diri demi kepentingan institusi yang dipimpinnya agar tidak terkena dampak negatif dari kontroversi tersebut.
4. Mona Juul
Mona Juul mengundurkan diri dari jabatannya sebagai duta besar Norwegia untuk Yordania setelah muncul kontroversi terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.Kontroversi ini muncul setelah laporan media menyebutkan bahwa dalam surat wasiat yang dibuat Epstein sebelum meninggal pada 2019, ia mewariskan $10 juta kepada anak-anak Juul dan suaminya, Terje Rod-Larsen.
Informasi ini memicu pertanyaan besar di Norwegia mengenai kedekatan hubungan keluarga tersebut dengan Epstein.
5. Joanna Rubinstein
Joanna Rubinstein, seorang biolog dan presiden Swedia untuk UNHCR (sebuah yayasan penggalangan dana untuk Badan Pengungsi PBB), mengundurkan diri setelah diketahui mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia bersama keluarganya.6. Morgan McSweeney
Pada 8 Februari, Morgan McSweeney, kepala staf Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, mengundurkan diri. Pengunduran diri ini terkait kontroversi seputar penunjukan Peter Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Washington, padahal Mandelson dicurigai punya hubungan erat dengan Epstein.Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































