tirto.id - Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual diketahui memiliki pulau pribadi yang diduga menjadi salah satu lokasi aktivitas kriminal tersebut. Di mana lokasi Epstein Island?
Dalam berkas-berkas kasus Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) pada 30 Januari 2026, terdapat banyak sekali informasi terkait kasus Epstein yang mereka sebut sebagai Epstein Files.
Di Epstein Files, juga terdapat informasi jelas alamat Epstein Island yang tertuang dalam screenshot email.
Lokasi Epstein Island & Kaitan dengan Kasus Jeffrey
Dalam email tersebut, pengirim yang bernama Lesley Groff menyetujui pemberian alamat lengkap Epstein Island yang bertujuan untuk mengirimkan sesuatu yang disebut sebagai “Tanzania art” milik Jeffrey ke pulau pribadinya.
Groff kemudian mencantumkan alamat tujuan pengiriman yang berada di St. Thomas, Kepulauan Virgin Amerika Serikat (USVI), dan secara khusus menuliskan bahwa email tersebut juga ditembuskan (CC) kepada para pengelola atau penjaga properti Epstein.
“Saya mengerti Anda perlu mengirimkan "Tanzania Art" milik Jeffrey ke pulaunya... Berikut alamatnya dan saya telah mengirimkan salinan email ini kepada para pengasuhnya agar mereka dapat memantau…,” tulis Groff.
“Bisakah Anda memberi tahu kami semua setelah Anda mengirimkan barang dan juga nomor pelacakannya? Jeffrey Epstein c/o FTC 6100 Red Hook Quarter, Suite B-3 St. Thomas, USVI USVI 0080,” lanjutnya
Lesley Groff adalah mantan asisten pribadi sekaligus pengelola rumah (house manager) Jeffrey Epstein. Ia termasuk orang dalam lingkaran terdekat Epstein dan disebut dalam berbagai dokumen, kesaksian, serta laporan media terkait penyelidikan kasus kejahatan seksual Epstein.
Groff bekerja untuk Epstein selama bertahun-tahun dan mengelola berbagai urusan rumah tangga serta logistik, termasuk pengaturan tamu dan aktivitas sehari-hari di properti Epstein.
Apa Hubungan Epstein Island dengan Kasus Jeffrey?
Ditetapkannya Jeffrey Epstein atas tuduhan perdagangan seks membuat publik bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi di Little St. James, pulau pribadinya. Epstein Island memiliki luas sekitar 70 hektare di Karibia.
Berdasarkan kesaksian warga lokal di pulau terdekat, St. Thomas, menyatakan bahwa Epstein diduga terus membawa anak perempuan di bawah umur ke pulau tersebut hingga tahun-tahun terakhir sebelum penangkapannya. Menurut mereka, praktik ini berlangsung terang-terangan dan tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk menghentikannya.
Dua karyawan yang bekerja di landasan udara lokal St. Thomas mengungkapkan kepada media bahwa mereka berkali-kali melihat Epstein menaiki pesawat pribadinya bersama anak-anak perempuan yang tampak masih di bawah umur.
“Satu insiden khususnya sangat membekas di benak saya, karena gadis-gadis itu masih sangat muda. Usia mereka mungkin tidak lebih dari 16 tahun. Epstein tampak sangat marah dan melemparkan jaketnya ke salah satu dari mereka. Mereka juga membawa tas belanja dari toko-toko yang bukan berada di pulau itu. Saya ingat berpikir, ‘Di mana mereka berbelanja?’” ujar seorang mantan pengontrol lalu lintas udara di landasan pacu dikutip Vanity Fair (20/7/2019).
Menurut para saksi, Epstein sama sekali tidak berusaha menyembunyikan aktivitasnya. Landasan udara St. Thomas terlihat jelas dari jalan raya utama dan area parkir University of the Virgin Islands, sehingga siapa pun bisa melihat pesawat dan helikopter yang mendarat.
“Fakta bahwa gadis-gadis muda turun dari helikopternya dan naik ke pesawatnya, seolah-olah dia memamerkannya. Tetapi dikatakan bahwa dia selalu memberi tip yang sangat besar, jadi semua orang mengabaikannya.” jelas saksi tersebut.
Dokumen yang dirilis DOJ juga menunjukkan bahwa Elon Musk, bos X, pernah berkomunikasi dengan Jeffrey Epstein mengenai kemungkinan berkunjung ke Epstein Island.
Pada November 2012 Musk diduga mengirim email kepada Epstein terkait pulau tersebut.
“Hari atau malam mana yang akan menjadi pesta paling liar di pulau Anda?” tulis Musk dikutip The Guardian.
Meskipun demikian, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Musk benar-benar melakukan perjalanan ke pulau Epstein. Hingga kini, Musk juga tidak pernah dituduh melakukan tindakan melanggar hukum dalam kaitannya dengan Epstein.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































