tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) dibuka melemah pada Selasa (4/8/2026). Seturut Bloomberg, 1 dolar AS menyentuh level Rp18.025, bergerak melemah 28,00 poin atau 0,16 persen.
Pelemahan ini terjadi setelah terjadi apresiasi rupiah pada penutupan perdagangan hari Senin (3/8) kemarin. Pada Senin sore, rupiah ditutup menguat tipis ke kisaran Rp17.980 hingga Rp17.997.
Penguatan kurs rupiah pada perdagangan hari Senin kemarin terjadi seiring deeskalasi konflik seputar Perang Iran-AS. Perang yang telah berdampak pada jalur distribusi global via Selat Hormuz itu sempat dilaporkan melandai usai keda negara yang bermusuhan sepakat untuk melanjutkan upaya diplomasi penghentian perang.
Kabar tentang berlanjutnya perundingan alih-alih meluasnya pertempuran kemudian direspons positif oleh pasar. Harga minyak dunia menurun dan turut berdampak pada kondisi rupiah.
Akan tetapi, pada Selasa pagi hari ini, rupiah kembali tertekan ke posisi Rp18.025. Pelemahan ini tampak dipengaruhi oleh penguatan USD. Hal ini lantaran mata uang sejumlah negara Asia Tenggara lainnya juga mengalami pelemahan.
Nilai mata uang ringgit Malaysia dibuka melemah 0,05 persen, baht Thailand juga dibuka melemah 0,09 persen, peso Filipina juga melemah 0,04 persen. Pelemahan ini juga terjadi pada dolar Singapura yang melemah 0,03 persen.
IHSG Hari Ini 4 Agustus 2026, Pembukaan Sesi Pagi
Berbeda dengan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat pada pembukaan sesi perdagangan pagi. Nilai indeks terangkat ke level 6.254,780 ketika dibuka.
Seturut RTI Business, IHSG bergerak naik dan menghijau ketika dibuka. Sejauh ini, tercatat pergerakan indeks terjadi pada rentang 6.251,692 hingga 6.264,255.
Sepanjang pergerakan tersebut, 312 saham tercatat menguat, 225 saham stagnan, dan 108 saham bergerak melemah.
Sementara itu, nilai total transaksi pada awal pembukaan pasar hari ini telah mencapai Rp491,262 miliar. Nilai turnover itu didapat dari penjualan 959,976 juta saham melalui 84.972 kali transaksi.
Pembukaan perdagangan Selasa pagi ini telah menjadi sinyal positif bagi IHSG yang sebelumnya ditutup melemah pada penutupan perdagangan Senin sore kemarin. Pada Senin sore, IHSG ditutup melemah secara tipis ke level 6.234,49.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id






































