tirto.id - Hasil kajian ulang rebalancing indeks periode Mei 2026 yang diumumkan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (13/5/2026) dini hari membawa kabar kurang menggembirakan bagi bursa saham Indonesia.
Tidak ada satu pun penambahan baru emiten Tanah Air yang berhasil masuk ke dalam MSCI Global Standard Index. Sebaliknya, enam saham berkapitalisasi besar justru dikeluarkan dari indeks utama tersebut.
Keenamnya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Dari keenam saham tersebut, hanya AMRT yang tidak sepenuhnya hilang dari seluruh indeks terbitan MSCI. Saham Alfamart ini masih tersisa, meski harus turun kasta ke MSCI Small Capital Index, alias indeks untuk saham berkapitalisasi lebih kecil.
Namun, nasib berbeda dialami oleh 13 saham lain yang juga harus angkat kaki dari kategori indeks berkapitalisasi kecil tersebut.
Adapun saham-saham itu meliputi:
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
Secara keseluruhan, sebanyak 18 saham konstituen dari bursa Indonesia dicoret dari seluruh kategori indeks MSCI. Seluruh perubahan bobot dan komposisi ini akan mulai diterapkan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026, dan dinyatakan efektif berlaku per 1 Juni 2026.
Adapun, menyusul perubahan daftar konstituen saham Indonesia tersebut memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Saat pembukaan perdagangan IHSG melemah ke level 6.763,304 pada pembukaan perdagangan Rabu (13/5/2026).
Mengutip RTI Business pukul 09.06 WIB, indeks melemah 110,28 poin atau sebesar 1,61 persen. Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 165 saham menguat, 322 melemah dan 201 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 6.741,600 hingga 6.787,345 sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp11.904 triliun.
Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 9,7 miliar saham berpindah tangan melalui 218.393 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp2,6 triliun.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































