Menuju konten utama

5 Contoh Latar Belakang Laporan PKL, Format, & Cara Membuatnya

Simak contoh latar belakang laporan PKL, format penulisan, struktur laporan PKL SMK, serta cara membuat latar belakang yang baik dan benar secara lengkap.

5 Contoh Latar Belakang Laporan PKL, Format, & Cara Membuatnya
Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Selasa (17/3/2020). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/hp.

tirto.id - Latar belakang laporan PKL adalah bagian yang sangat penting dalam penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Contoh latar belakang laporan PKL dapat memberi gambaran kepada pembaca mengenai tujuan dan pentingnya kegiatan PKL bagi siswa SMK.

Laporan PKL sendiri adalah laporan yang dibuat setelah siswa melaksanakan kegiatan praktik di dunia industri atau dunia kerja.

Dalam laporan ini, latar belakang menjadi bagian yang memberikan penjelasan mengapa kegiatan PKL itu penting dan relevan bagi para peserta didik, serta bagaimana hal tersebut dapat membantu mereka dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan bidang yang dipelajari.

Menurut buku Pedoman Praktik Kerja Lapangan SMK oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, PKL adalah singkatan dari Praktik Kerja Lapangan, merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang dilakukan di luar kelas yang bertujuan untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di sekolah ke dalam dunia kerja.

Adapun latar belakang dalam laporan PKL memberikan informasi mengenai konteks pelaksanaan kegiatan ini, serta alasan pentingnya kegiatan tersebut bagi perkembangan keterampilan dan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja.

Apa Saja Yang Harus Ada Di Dalam Laporan PKL?

HAND SANITIZER BUATAN SISWA SMK

Pelajar membuat cairan antiseptik atau hand sanitizer dari alkohol dan lidah buaya (aloevera) di Laboratorium Farmasi SMK Prajna Paramita, Malang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Setiap struktur laporan PKL memiliki beberapa bagian penting yang harus ada didalamnya. Selain itu, format laporan PKL yang baik akan memastikan bahwa semua bagian tersebut tercakup dengan lengkap.

Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) umumnya dibagi menjadi tiga bab utama yang mencakup keseluruhan kegiatan, tujuan, hingga evaluasi akhir dari pelaksanaan PKL.

Bab 1: Pendahuluan

Bab ini berisi uraian awal yang menjelaskan latar belakang pelaksanaan PKL, tujuan dari kegiatan PKL, serta manfaat yang diharapkan dapat diperoleh. Latar belakang menjelaskan alasan pentingnya PKL dalam proses pembelajaran siswa SMK. Sementara tujuan dan manfaat menjelaskan secara lebih spesifik hasil yang ingin dicapai oleh siswa, sekolah, maupun dunia industri dari kegiatan ini.

Bab 2: Pelaksanaan PKL

Bab ini memuat penjelasan lengkap tentang kegiatan yang dilakukan selama praktik kerja. Uraiannya bisa meliputi profil tempat PKL, jadwal kegiatan, deskripsi tugas yang dijalankan, pengalaman yang diperoleh, keterampilan yang diasah, serta tantangan yang dihadapi selama proses berlangsung. Bagian ini menjadi inti dari laporan dan mencerminkan keaktifan serta pencapaian siswa selama menjalani PKL.

Bab 3: Penutup

Bab terakhir berisi kesimpulan dari keseluruhan kegiatan PKL, berupa rangkuman hasil, pembelajaran yang diperoleh, dan dampaknya bagi siswa. Selain itu, bagian ini juga memuat saran yang bersifat membangun, baik untuk siswa yang akan melaksanakan PKL di masa mendatang maupun untuk instansi tempat PKL sebagai mitra industri.

Perlu diketahui, format laporan PKL juga harus mengikuti struktur laporan PKL yang baku, termasuk sistematika penulisan yang tepat dan konsisten.

Bagian latar belakang sendiri sangat penting karena memberikan konteks dan tujuan dari kegiatan yang dilakukan, serta mengaitkan kegiatan tersebut dengan tujuan pendidikan di SMK.

Format Latar Belakang Laporan PKL

Bagi siswa SMK yang sedang melaksanakan PKL, perlu untuk mengetahui cara membuat latar belakang PKL yang benar agar laporan yang dihasilkan bisa menggambarkan secara jelas dan sistematis pengalaman serta hasil yang didapat selama praktik kerja lapangan.

Dalam menyusun laporan latar belakang praktik kerja lapangan SMK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar formatnya sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan.

Contoh latar belakang laporan PKL biasanya dimulai dengan penjelasan mengenai tujuan dari pelaksanaan PKL, diikuti dengan penjelasan tentang pentingnya kegiatan ini bagi siswa SMK. Format ini juga mencakup penyebutan tempat dan bidang industri yang menjadi lokasi PKL.

Menurut buku Pedoman Penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan, latar belakang laporan PKL harus mencakup penjelasan singkat tentang alasan mengapa PKL dilaksanakan, baik dari perspektif pendidikan maupun industri.

Hal ini untuk memberikan gambaran jelas tentang relevansi kegiatan PKL terhadap kurikulum yang diterapkan di SMK dan pengembangan kompetensi siswa.

Beberapa hal yang perlu ada dalam format latar belakang laporan PKL adalah:

  1. Tujuan pelaksanaan PKL.
  2. Manfaat yang dapat diperoleh oleh siswa dan sekolah.
  3. Relevansi kegiatan PKL terhadap pengembangan kompetensi siswa di bidang tertentu.

Contoh Latar Belakang Laporan PKL

APLIKASI PINEKA KARYA SISWA SMK

Wisnu Ginanjar Saputra menunjukkan aplikasi buatannya yang diberi nama 'Pineka' kapanjangan dari Pedia Bhineka di SMK Muhammadiyah Kudus, Jawa Tengah, Selasa (26/3/2019). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.

Berikut ini adalah beberapa contoh latar belakang laporan PKL yang bisa dijadikan referensi untuk menyusun bagian ini dengan baik:

Contoh 1: Latar Belakang PKL di Bengkel Mobil (Jurusan Teknik Kendaraan Ringan)

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bagian dari kurikulum pendidikan kejuruan yang bertujuan untuk melatih siswa-siswi SMK agar dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama di sekolah ke dalam dunia kerja nyata. Bagi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), PKL menjadi momen penting untuk mengasah keterampilan teknis dalam bidang otomotif.

Pelaksanaan PKL di bengkel mobil memungkinkan siswa untuk mengenal lebih dekat proses perawatan dan perbaikan kendaraan secara langsung. Hal ini mencakup aktivitas seperti pengecekan sistem rem, penggantian oli, servis ringan, hingga perbaikan sistem injeksi dan kelistrikan. Kegiatan ini memberikan pemahaman nyata terhadap standar kerja di dunia industri.

Selain itu, melalui interaksi langsung dengan teknisi profesional, siswa juga dapat belajar tentang budaya kerja, tanggung jawab, serta kedisiplinan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Pengalaman ini memperkaya kompetensi non-teknis yang tidak sepenuhnya diajarkan di lingkungan sekolah.

Bengkel mobil dipilih sebagai tempat PKL karena kesesuaian antara bidang keahlian yang dipelajari di sekolah dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang. Dengan terjun langsung ke lapangan, siswa dapat mengetahui perkembangan teknologi kendaraan terkini yang belum tentu didapatkan melalui pembelajaran teori.

Latar belakang inilah yang menjadi dasar penyusunan laporan PKL ini, yang diharapkan dapat menggambarkan secara komprehensif seluruh kegiatan yang telah dilakukan serta manfaat yang diperoleh selama menjalani praktik kerja lapangan di industri otomotif.

Contoh 2: Latar Belakang PKL di Hotel (Jurusan Perhotelan)

Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu metode pembelajaran di SMK yang dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja melalui pengalaman kerja langsung. Dalam jurusan Perhotelan, kegiatan PKL memiliki peran yang sangat penting dalam melatih keterampilan siswa di lingkungan kerja profesional, seperti hotel atau penginapan.

Melalui PKL, siswa dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan operasional hotel, mulai dari pelayanan front office, housekeeping, food and beverage, hingga pelayanan tamu. Kegiatan ini memungkinkan siswa untuk menerapkan teori layanan perhotelan yang telah dipelajari di sekolah secara langsung di lapangan.

Lingkungan kerja hotel yang dinamis dan menuntut profesionalitas memberikan tantangan sekaligus peluang bagi siswa untuk melatih kedisiplinan, komunikasi interpersonal, serta etika kerja. Interaksi dengan tamu hotel juga melatih keterampilan layanan prima (service excellence) yang sangat dibutuhkan dalam industri perhotelan.

Pemilihan hotel sebagai tempat PKL didasarkan pada kesesuaian kompetensi yang dibutuhkan industri dan kemampuan siswa. Di samping itu, hotel merupakan salah satu sektor industri jasa yang terus berkembang, sehingga pengalaman kerja di sektor ini memiliki nilai strategis untuk masa depan siswa.

Oleh karena itu, laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi terhadap pelaksanaan PKL di dunia perhotelan, yang mencerminkan keterlibatan siswa dalam kegiatan praktik serta peningkatan kompetensi kejuruan yang diharapkan.

Contoh 3: Latar Belakang PKL di Kantor Akuntan Publik (Jurusan Akuntansi)

Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam pendidikan SMK bertujuan untuk membentuk kompetensi siswa melalui pengalaman kerja nyata. Bagi siswa jurusan Akuntansi, pelaksanaan PKL di kantor akuntan publik menjadi sarana untuk menerapkan teori akuntansi dan pembukuan yang telah dipelajari di sekolah ke dalam praktik kerja sehari-hari.

PKL di kantor akuntan publik memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal kegiatan pencatatan keuangan, proses audit, penyusunan laporan keuangan, dan administrasi perpajakan. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pemahaman nyata mengenai proses-proses akuntansi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

Selama kegiatan PKL, siswa juga dibiasakan untuk bekerja secara profesional, menjaga kerahasiaan data klien, serta mengikuti alur kerja yang sistematis dan teliti. Kemampuan ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kerja yang bertanggung jawab dan terampil.

Kegiatan praktik di kantor akuntan juga memungkinkan siswa untuk mengenal berbagai aplikasi perangkat lunak akuntansi yang biasa digunakan di dunia kerja, seperti Accurate, MYOB, dan Microsoft Excel. Penguasaan terhadap aplikasi tersebut menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK.

Laporan ini disusun untuk mendokumentasikan hasil kegiatan PKL di bidang akuntansi secara menyeluruh, serta menggambarkan manfaat yang diperoleh siswa selama melaksanakan praktik kerja di lingkungan profesional.

Contoh 4: Latar Belakang PKL di Studio Desain Grafis (Jurusan Multimedia)

Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi bagian penting dalam pendidikan kejuruan yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada dunia kerja sesuai bidang keahliannya. Pada jurusan Multimedia, pelaksanaan PKL di studio desain grafis menjadi media untuk mengembangkan keterampilan kreatif dan teknis dalam dunia industri kreatif.

Kegiatan PKL di studio desain grafis memberikan pengalaman langsung dalam menangani proyek-proyek visual seperti desain poster, logo, konten media sosial, hingga editing video. Siswa dapat mempelajari alur kerja mulai dari brainstorming ide, proses produksi desain, hingga penyampaian hasil ke klien.

Selain keterampilan desain, siswa juga dilatih untuk bekerja dalam tim, mengelola deadline, serta berkomunikasi secara profesional dengan rekan kerja maupun klien. Hal ini melatih tanggung jawab, kreativitas, dan fleksibilitas dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Studio desain grafis dipilih sebagai lokasi PKL karena sesuai dengan kompetensi dasar yang dipelajari di jurusan Multimedia, seperti penggunaan perangkat lunak Adobe Photoshop, Illustrator, dan Premiere Pro. Pengalaman ini juga menjadi dasar untuk memahami bagaimana industri kreatif berkembang di era digital.

Laporan ini disusun sebagai bagian dari pertanggungjawaban kegiatan PKL yang telah dilaksanakan, serta untuk menggambarkan manfaat yang diperoleh dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia industri kreatif.

Contoh 5: Latar Belakang PKL di Dinas Perpustakaan Daerah (Jurusan OTKP)

Pendidikan kejuruan di SMK menekankan pada pembentukan keterampilan kerja melalui pengalaman nyata, salah satunya melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Bagi siswa jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), pelaksanaan PKL di instansi pemerintahan seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah memberikan kesempatan untuk mempraktikkan tata kelola administrasi secara langsung.

Melalui kegiatan PKL di instansi tersebut, siswa dapat mempelajari tugas-tugas seperti pengarsipan dokumen, pelayanan informasi kepada masyarakat, manajemen surat menyurat, serta penggunaan aplikasi perkantoran untuk pengelolaan data. Aktivitas ini sangat relevan dengan materi pembelajaran yang diberikan di sekolah.

Lingkungan kerja di dinas pemerintahan juga mengajarkan siswa tentang budaya kerja formal, struktur organisasi, serta pentingnya ketepatan dan kerapian dalam menyusun dokumen. Hal ini membentuk sikap profesional yang diperlukan dalam dunia kerja nyata.

Selain itu, siswa juga dilibatkan dalam kegiatan pelayanan perpustakaan, seperti input data ke sistem komputer, registrasi anggota, dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan tersebut memberikan wawasan tambahan dalam bidang pelayanan publik dan tata kelola informasi.

Laporan ini bertujuan untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan dan pembelajaran yang diperoleh selama PKL berlangsung, sekaligus sebagai refleksi terhadap peningkatan kompetensi siswa dalam bidang administrasi perkantoran.

Cara Membuat Latar Belakang Laporan PKL

Dalam membuat latar belakang laporan PKL, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar penulisan menjadi lebih terstruktur dan jelas.

Adapun cara membuat latar belakang PKL yang baik adalah dengan memulai dengan menjelaskan latar belakang kegiatan PKL itu sendiri, kemudian diikuti dengan tujuan dilaksanakannya PKL, serta manfaat yang akan diperoleh siswa dari kegiatan ini.

Berikut ini cara membuat latar belakang praktek kerja lapangan SMK yang bisa diikuti:

1. Mulai dengan Pengantar Umum tentang PKL

  • Jelaskan apa itu PKL (Praktik Kerja Lapangan) dan tujuan utamanya.
  • Sebutkan bahwa PKL adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik di dunia industri.

2. Jelaskan Pentingnya PKL dalam Pendidikan SMK

  • Terangkan mengapa PKL sangat penting bagi siswa SMK, baik dari segi pengembangan keterampilan maupun pengetahuan.
  • Hubungkan dengan tujuan pendidikan di SMK yang berfokus pada pembekalan keterampilan sesuai bidang industri.

3. Tentukan Tujuan Pelaksanaan PKL

  • Jelaskan tujuan spesifik dari PKL, seperti meningkatkan keterampilan praktis siswa dan memperkenalkan mereka pada dunia kerja yang nyata.
  • Jelaskan bahwa PKL membantu siswa mempersiapkan diri untuk kompetisi di dunia industri setelah lulus

4. Hubungkan PKL dengan Kurikulum SMK

  • Jelaskan bagaimana PKL berkaitan langsung dengan kurikulum yang diterapkan di SMK.
  • Sebutkan bidang studi atau jurusan tertentu yang relevan dengan jenis industri tempat siswa melakukan PKL.

5. Sebutkan Manfaat PKL bagi Siswa, Sekolah, dan Industri

  • Berikan gambaran manfaat PKL untuk siswa (mendapatkan keterampilan langsung, wawasan dunia kerja, dan persiapan karier).
  • Sebutkan juga manfaat untuk sekolah (misalnya, meningkatkan reputasi dan hubungan dengan industri).
  • Jangan lupa menyebutkan manfaat bagi industri yang dapat memperoleh tenaga kerja terlatih.

6. Simpulkan Pentingnya Latar Belakang PKL

  • Akhiri dengan kesimpulan mengapa latar belakang ini penting untuk laporan PKL dan bagaimana hal tersebut menggambarkan relevansi kegiatan ini dengan tujuan pendidikan dan perkembangan siswa.
Dengan langkah-langkah ini, latar belakang laporan PKL akan lebih terstruktur, mudah dipahami, dan jelas menjelaskan konteks pelaksanaan PKL.

Baca juga artikel terkait SISWA SMK atau tulisan lainnya dari Robiatul Kamelia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Robiatul Kamelia
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yulaika Ramadhani