Menuju konten utama

SMK PGRI 24 Kalideres Direlokasi usai Sekolah Disegel Ahli Waris

Sekolah dipindah ke Komplek Kebersihan Nomor 50, RT 008, RW 011, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres dan kegiatan belajar kembali mulai 1 Mei 2025.

SMK PGRI 24 Kalideres Direlokasi usai Sekolah Disegel Ahli Waris
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Sarjoko saat dijumpai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/1/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

tirto.id - Plt. Kepala Dinas Pendidikan Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Sarjoko, menyebut SMK PGRI 24 Kalideres segera direlokasi ke tempat baru setelah sekolah itu sempat disegel oleh pihak yang mengeklaim sebagai ahli waris.

SMK yang awalnya terletak di Jalan Peta Barat, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat itu, akan dipindahkan ke lokasi baru yang beralamat di Komplek Kebersihan Nomor 50, RT 008, RW 011, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres.

“Tanggal 24 April 2025, dari pihak SMK PGRI 24 sudah menyampaikan surat hal pindah lokasi ke Komplek Kebersihan Nomor 50, RT 008, RW 011, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat,” ujar Sarjoko kepada para wartawan di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Sarjoko menyebut, dalam surat yang dikirim ke Dinas Pendidikan itu telah terlampir surat kesepakatan pengakhiran perjanjian dengan pemilik tanah yang bertanggal 9 April 2025.

“Dan dilampirkan surat kesepakatan bersama pengakhiran perjanjian dengan pemilik tanah tertanggal 9 April 2025,” sebutnya.

Sarjoko menegaskan, meskipun sekolah tersebut sedang mengalami proses sengketa, namun kegiatan belajar mengajar (KBM) akan kembali terlaksana per tanggal 1 Mei 2025 di tempat yang baru.

“Terlepas dari adanya sengketa para ahli waris tersebut, kegiatan KBM SMK PGRI 24 direncanakan sudah bisa dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2025 di tempat yang baru,” tegas Sarjoko.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan pagar sekolah SMK PGRI 24 Kalideres yang disegel oleh pihak ahli waris. Akibatnya, para siswa pun tidak bisa masuk ke dalam gedung sekolah untuk belajar.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jktnewss pada Jumat (25/4/2025) lalu, tampak para siswa hanya dapat menunggu di luar pagar sekolah.

“Para siswa terlantar tak bisa masuk ke sekolahnya, lantaran gerbang sekolah disegel oleh oknum yang mengaku ahli waris lahan sekolah,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya, Jumat.

Baca juga artikel terkait PENGGUSURAN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher