Menuju konten utama

Info Atribut Pramuka untuk Anak SD 2026

Cek atribut Pramuka SD untuk hari Pramuka 2026 Siaga dan Penggalang, lengkap dengan seragam, tanda pengenal, serta ketentuan pemasangannya.

Info Atribut Pramuka untuk Anak SD 2026
Logo Pramuka 65 Tahun. foto/https://pramuka.or.id/
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Atribut Pramuka untuk anak SD berbeda-beda tergantung golongan. Siswa SD umumnya menjadi anggota Pramuka Siaga atau Penggalang karena pembagian golongannya dipilah berdasarkan usia. Lantas, bagaimana ketentuan atribut dan seragamnya?

Merujuk situs resmi Kwarnas, Pramuka Siaga berusia 7-10 tahun, sementara Pramuka Penggalang berusia 11-15 tahun. Maka, siswa SD bisa masuk golongan Siaga maupun Penggalang, tergantung usianya.

Perlu diketahui bahwa seragam hanya salah satu dari lima atribut Gerakan Pramuka. Jika menilik Pasal 50 AD/ART Gerakan Pramuka, Atribut Pramuka terdiri dari lambang, bendera, panji, Himne dan Mars, serta seragam.

Berikut penjelasan seputar atribut seragam Pramuka siswa SD golongan Siaga dan Penggalang, sesuai dokumen Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka yang diatur dalam Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 147 Tahun 2012.

Atribut dan Seragam Pramuka Siaga SD

Siaga Putra (Usia 7-10 Tahun)

Siaga putra menggunakan topi joki berwarna cokelat tua. Topi tersebut terdiri atas lima potongan dengan bisban cokelat muda pada batas potongannya.

Baju Siaga putra berwarna cokelat muda, berlengan pendek, dengan lidah bahu dan kerah model shiller. Baju memiliki dua saku tempel di bagian bawah kanan dan kiri, dan pemakaian baju tidak dimasukkan ke celana.

Celana Siaga putra berwarna cokelat tua dengan model celana pendek sampai lutut. Celana dilengkapi saku di bagian belakang dan samping.

Untuk setangan leher, Siaga putra menggunakan bentuk segitiga sama kaki berwarna merah-putih. Setangan dikenakan di bawah kerah baju dan dilengkapi cincin setangan leher.

Siaga putra juga menggunakan kaos kaki hitam sampai betis dan sepatu tertutup warna hitam.

Siaga Putri (Usia 7-10 Tahun)

Seragam Siaga putri memiliki model baju yang sama dengan Siaga putra. Baju berwarna cokelat muda, berlengan pendek, menggunakan kerah model shiller, dan baju tidak dimasukkan ke dalam rok.

Perbedaannya terdapat pada pakaian bagian bawah. Siaga putri menggunakan rok berbentuk kulot berwarna cokelat tua. Kulot memiliki saku di bagian depan, ritsleting belakang, dan panjang rok sekitar 5 sentimeter di bawah lutut.

Setangan leher Siaga putri juga menggunakan warna merah-putih. Kaos kaki berwarna hitam sampai betis, dan sepatu berwarna hitam. Untuk putri, model sepatu bertumit rendah.

Selain pakaian tersebut, terdapat sejumlah atribut Pramuka Siaga putra dan putri yang dipasang pada seragam. Berikut bentuk dan letak pemasangannya:

Atribut Pramuka SiagaLetak pemasangan
Tanda tutup kepalaBagian depan topi Pramuka
Tanda Pandu Dunia (WOSM)Kerah kanan untuk putri; dada kanan untuk putra
Tanda pelantikanKerah kiri untuk putri; dada kiri untuk putra
Papan namaDada kanan
Tanda lokasi KwarcabLengan kanan paling atas
Tanda GugusdepanLengan kanan di bawah tanda lokasi Kwarcab
Lencana/badge daerahLengan kanan di bawah tanda Gugusdepan
Tanda Kecakapan Khusus SiagaLengan kanan di sekitar badge daerah
Tanda jabatanDada kanan di bawah lipatan baju
Tanda BarungLengan kiri paling atas
Tanda Kecakapan Umum SiagaLengan kiri di bawah tanda Barung

Atribut dan Seragam Pramuka Penggalang SD

Penggalang Putra (11-15 Tahun)

Penggalang putra menggunakan baret berwarna cokelat tua. Baret dikenakan dengan tepi mendatar dan bagian atas ditarik miring ke kanan. Tanda tutup kepala dipasang di sebelah kiri baret.

Baju Penggalang putra berwarna cokelat muda dan engan pendek. Baju menggunakan lidah bahu serta kerah model dasi. Terdapat dua saku tempel di bagian dada kanan dan kiri.

Berbeda dengan seragam Siaga, baju Penggalang putra dimasukkan ke dalam celana.

Celana Penggalang putra berwarna cokelat tua dan memiliki panjang hingga lutut. Celana dilengkapi sejumlah saku, ritsleting depan, serta ikat pinggang berwarna hitam.

Penggalang putra menggunakan setangan leher berbentuk segitiga sama kaki dengan warna merah-putih. Setangan dikenakan di bawah kerah baju dilengkapi dengan cincin setangan.

Kaos kaki Penggalang putra berwarna hitam sampai betis dengan sepatu tertutup berwarna hitam.

Penggalang Putri (11-15 Tahun)

Penggalang putri menggunakan topi bulat berwarna cokelat tua yang dibuat dari bahan laken atau beludru. Tanda tutup kepala dipasang di bagian depan tengah topi.

Baju Penggalang putri memiliki ketentuan dasar yang sama dengan Penggalang putra, yakni berwarna cokelat muda, lengan pendek, memiliki lidah bahu, kerah model dasi, dan dua saku tempel di dada.

Pakaian bagian bawah berupa rok berbentuk kulot berwarna cokelat tua. Kulot dilengkapi tempat ikat pinggang, ritsleting belakang, dan dua saku di bagian depan. Panjang kulot sekitar 5 sentimeter di bawah lutut.

Setangan leher Penggalang putri berwarna merah-putih dan dikenakan di bawah kerah baju dengan cincin setangan. Kaos kaki berwarna hitam sampai betis, sementara sepatu berwarna hitam dengan model bertumit rendah.

Adapun atribut Pramuka Penggalang putra maupun putri terdiri atas beberapa tanda pengenal berikut:

Atribut Pramuka PenggalangLetak pemasangan
Tanda tutup kepalaBagian depan topi putri; bagian kiri baret putra
Tanda Pandu Dunia (WOSM)Kerah kanan untuk putri; dada kanan untuk putra
Tanda pelantikanKerah kiri untuk putri; dada kiri untuk putra
Papan namaDada kanan
Tanda lokasi KwarcabLengan kanan paling atas
Tanda GugusdepanLengan kanan di bawah tanda lokasi Kwarcab
Lencana/badge daerahLengan kanan di bawah tanda Gugusdepan
Tanda Kecakapan Khusus PenggalangLengan kanan di sekitar badge daerah
Tanda jabatanDada kanan di bawah lipatan baju
Tanda ReguLengan kiri paling atas
Tanda Kecakapan Umum PenggalangLengan kiri di bawah tanda Regu

Seragam Pramuka untuk Peserta Didik Muslim

Ketentuan seragam juga memberikan penyesuaian bagi peserta didik muslim.

Peserta didik putri yang beragama Islam bisa menggunakan baju lengan panjang dan rok panjang berwarna cokelat tua hingga mata kaki. Diperbolehkan pula memakai kerudung atau jilbab berwarna cokelat tua polos tanpa aksesori.

Sementara itu, peserta didik putra muslim bisa menggunakan baju lengan panjang serta celana panjang berwarna cokelat tua.

Penyesuaian tersebut berlaku sebagai bagian dari ketentuan pakaian seragam untuk peserta didik yang mengenakan pakaian sesuai ketentuan agama.

Perbedaan Atribut Pramuka Siaga dan Penggalang

Meskipun sama-sama bisa dikenakan oleh anak SD, atribut Pramuka Siaga dan Penggalang memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut terlihat dari bentuk pakaian dan tanda pengenal yang dikenakan. Berikut detail perbedaannya:

PerbedaanSiagaPenggalang
Usia7-10 tahun11-15 tahun
Tanda tutup kepalaDasar hijauDasar merah
Setangan leherDasar putih dengan lis merahMerah putih
Tanda satuanBarungRegu
Tanda Kecakapan KhususSegitiga terbalikLingkaran, persegi, segilima
Tanda jabatanSulung, Pemimpin Barung, Wakil Pemimpin BarungPratama, Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu
Tanda Kecakapan UmumMula, Bantu, TataRamu, Rakit, Terap

Baca juga artikel terkait HARI PRAMUKA atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora