tirto.id - Bagaimana cara cek status penerima bantuan sosial (bansos) terbaru 2026 setelah pemutakhiran DTSEN? Simak panduannya, baik melalui laman Kementerian Sosial (Kemensos) maupun aplikasi Cek Bansos.
Pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dilakukan secara berkala dan telah memasuki volume 2. Pada triwulan II tahun 2026, pemutakhiran data dilakukan untuk memperbarui data penerima bansos.
Hasil pemutakhiran data ini diterima 10 hari lebih awal dari periode sebelumnya. Kemensos bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil).
Menurut data Kemensos, ada sekitar 25 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) baru. Mereka akan masuk dalam daftar penyaluran bansos periode triwulan II tahun 2026 ini.
Setidaknya dari 77.014 keluarga yang belum tergolong dalam desil tertentu atau perangkingan DTSEN, ada 27.176 keluarga di antaranya yang sudah terklasifikasi lewat proses verifikasi lapangan.
Kemudian, dari 25.665 dari 27.176 keluarga tersebut tergolong dalam kelompok desil 1–4. Artinya, mereka berpotensi menerima bansos periode terbaru.
Sementara itu, 1.511 keluarga lainnya masuk ke kategori desil 5–10. Dengan begitu, mereka tidak berhak menjadi penerima bansos pada triwulan II tahun 2026 ini.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan bahwa dalam versi terbaru, jumlah keluarga meningkat dari 95 juta menjadi 95,3 juta keluarga. Sedangkan, jumlah individu juga bertambah, yakni dari 289 juta menjadi 289, juta jiwa.
Tak hanya itu, BPS juga menemui adanya inclusion error sebanyak 11.014 KPM atau sekitar 0,06 persen dari total 18,15 juta penerima bansos periode sebelumnya (triwulan I 2026).
Cara Cek Status Penerima Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat yang menerima bansos di periode sebelumnya perlu mengecek status penerima bansos masing-masing. Hal ini diperlukan agar mengetahui namanya termasuk sebagai penerima atau tidak pada periode triwulan II 2026.
Selain itu, masyarakat yang sebelumnya bukan penerima bansos juga dapat mengeceknya. Sebab, pemutakhiran data DTSEN ini terdapat perbedaan dari periode sebelumnya.
Jika sudah melalui verifikasi lapangan atau disurvei kondisi ekonomi masing-masing oleh petugas, masyarakat bisa mengetahui apakah termasuk sebagai penerima bansos atau tidak pada periode terbaru ini.
Cek status penerima bansos dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, klik "Buat Akun".
- Buat akun terlebih dahulu dengan melengkapi data diri mencakup Nomor KK, NIK, nama lengkap sesuai KTP, hingga mengunggah swafoto dan foto KTP.
- Klik "Buat Akun Baru".
- Lakukan verifikasi e-mail terlebih dahulu.
- Buka "Profil".
- Halaman akan memunculkan status penerima bansos.
Cara Cek Status Penerima Bansos Melalui Laman Kemensos
Selain melalui aplikasi, pengecekan status penerima bansos juga bisa dilakukan melalui laman Kemensos. Ini dapat memudahkan masyarakat umum dalam pengecekan agar tidak perlu menginstal aplikasi.
Berikut ini cara cek status penerima bansos melalui laman Kemensos:
- Kunjungi laman resmi Kemensos (https://cekbansos.kemensos.go.id/).
- Masukkan wilayah penerima manfaat secara detail.
- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa.
- Masukkan nama penerima sesuai KTP.
- Salin kode captcha yang tersedia.
- Klik "Cari Data".
- Halaman akan menampilkan status penerima bansos.
Pembaca dapat mengakses artikel mengenai bansos melalui tautan berikut ini:
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id






































