tirto.id - Sebanyak 4 calon pejabat baru Bank Indonesia (BI) yang diusulkan pemerintah telah diumumkan. Mereka kini tengah bersiap untuk menjalani uji kelayakan (fit and proper test) di DPR yang dijadwalkan pekan depan. Berikut profil singkat para calon pejabat tersebut mulai dari Gubernur Bank Indonesia hingga deputinya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani telah mengonfirmasi bahwa pemerintah sudah mengirimkan 4 nama calon pejabat baru BI kepada parlemen. Dalam keterangannya pada Rabu (12/8/2026), ada empat nama yang diusulkan pemerintah.
Puan juga menyebut bahwa jadwal uji kelayakan para calon pejabat baru BI tersebut telah dijadwalkan DPR pada pekan depan. Jika disetujui DPR melalui uji kelayakan tersebut, para calon tersebut akan dilantik sebagai pejabat BI yang baru oleh presiden.
“Karena pembukaan masa sidangnya masih tanggal 14 Agustus. Setelah itu, akan kami proses nama-nama tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR,” kata Puan.
Profil Calon Pejabat Bank Indonesia Usulan Pemerintah
Berdasarkan penuturan Puan Maharani, terdapat empat nama yang dicalonkan pemerintah untuk menjadi pejabat BI yang baru. Empat orang itu diusulkan untuk mengisi tiga posisi dalam struktur kepemimpinan BI yang baru.
Keempat calon usulan pemerintah itu adalah Destry Damayanti, Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan M. Anwar Bashori. Destry diusulkan sebagai calon tunggal Gubernur BI, Aida diusulkan untuk posisi Deputi Senior BI, sementara Solikin dan Anwar diusulkan untuk mengisi jabatan Deputi Gubernur BI.
Berikut merupakan profil singkat dari keempat nama yang diusulkan pemerintah sebagai calon pejabat BI yang baru.
1. Destry Damayanti - Calon Gubernur Bank Indonesia
Destry Damayanti merupakan seorang ekonomi kelahiran Jakarta pada 1963. Ia memiliki rekam jejak yang panjang di dunia perbankan, terutama bank milik pemerintah.Lulusan Cornell University, Amerika Serikat ini pernah menjabat sebagai Penasihat Ekonomi Senior untuk Duta Besar Inggris pada 2000-2003; akademisi Fakultas Ekonomi UI tahun 2005-2006; Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011; dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
Ia juga sempat menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015, sebelum ia ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan pada 2015-2019. Sejak 2019, ia memiliki karier di BI.
Karier Destry di BI dimulai pada 2019 ketika ia ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI. Ia kemudian menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 2024. Kini ia merupakan pejabat Gubernur BI sementara.
2. Aida S. Budiman - Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia
Aida S. Budiman merupakan orang lama di BI. Kariernya di bank sentral tersebut bermula sejak 1991.Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) itu kemudian menapaki jenjang karier di BI hingga kini. Sekarang, Aida menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak tahun 2022.
Sebelum menjadi Deputi Gubernur BI, Aida sempat menjabat sebagai Asisten Gubernur BI untuk Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI pada 2020-2022. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter periode 2018.
3. Solikin M. Juhro - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
Solikin M. Juhro kini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI. Ekonom lulusan Universitas Airlangga ini juga merupakan seorang pejabat karier.Ia berkarier di BI sejak 1994. Sejak itu kariernya terus meningkat seiring waktu, seperti ketika ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Departemen Institut BI 2016-2018, Kepala Departemen Institut BI 2018-2022, dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter periode 2022-2023.
Sejak 16 Juni 2023 lalu, Solikin kemudian ditunjuk sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial. Ia kini dicalonkan sebagai calon Deputi Gubernur BI yang baru.
4. M. Anwar Bashori - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
Muhammad Anwar Bashori juga pejabat karier di BI. Ia mengawali karier di bank sentral pada 1994 lalu.Di BI, alumni Universitas Jenderal Soedirman ini pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah pada 2016-2022 dan Kepala Departemen Sumber Daya Manusia pada 2022-2024. Ia kemudian menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang sejak 2025.
Kini ia dicalonkan pemerintah untuk mengisi jabatan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yang baru. Ia akan menjadi satu dari empat nama yang menjalani uji kelayakan di DPR pada pekan depan.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id





































