tirto.id - Pemilik rumah wajib membersihkan abu vulkanik dari dalam huniannya demi menjaga kesehatan keluarga. Apalagi abu vulkanik bukanlah kotoran biasa yang bisa langsung disapu begitu saja. Lalu, bagaimana tips aman bersihkan abu vulkanik di rumah? Simak di sini selengkapnya.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi belum lama ini menyebabkan hujan abu vulkanik di beberapa wilayah di Jawa dan Sumatera. Abu pun menyelimuti pemukiman warga, bahkan sampai mengotori rumah.
Jika melihat abu vulkanik di rumah, jangan terburu-buru membersihkannya dengan cara menyapu atau digosok dengan kain lap. Perlu diingat bahwa abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dari debut biasa.
Abu vulkanik bersifat abrasif karena mengandung silika, yaitu mineral berbentuk kristal dengan permukaan tajam dan berukuran sangat kecil. Abu vulkanik bisa membahayakan kesehatan jika terhirup, bisa juga menyebabkan baret halus pada permukaan benda jika dibersihkan dengan cara yang kurang tepat.
Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya?

Kita sering mendengar peristiwa hujan abu vulkanik setelah terjadi erupsi gunung berapi. Namun, apa yang dimaksud dengan abu vulkanik? Apa bahayanya yang harus diwaspadai?
Abu vulkanik adalah material halus yang terbentuk ketika magma atau batuan vulkanik terpecah saat terjadi erupsi gunung berapi, kemudian terlontar keluar dan terbawa angin hingga menyebabkan hujan abu.
Menurut U.S. Geological Survey (USGS), abu vulkanik tersusun atas partikel yang sangat kecil dan bisa terdiri dari pecahan kaca vulkanik, mineral atau kristal, serta fragmen batuan lainnya.
Ukurannya bisa sangat beragam, mulai dari partikel yang relatif kasar hingga butiran sangat halus yang mudah melayang di udara. Karena sifat partikelnya yang keras dan abrasif, abu vulkanik dapat membahayakan kesehatan.
Dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor KL.01.02/A/17765/2026, Kemenkes menjelaskan bahwa salah satu bahaya abu vulkanik adalah menyebabkan gangguan saluran pernapasan, seperti iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, timbul dahak, mengi, rasa berat di dada, hingga sesak napas.
Tak hanya itu, abu vulkanik juga dapat menyebabkan mata merah, perih, gatal, berair, sensasi seperti ada benda asing, hingga abrasi kornea akibat gesekan partikel abu. Kulit pun bisa mengalami iritasi, kemerahan, dan gatal apabila terpapar abu vulkanik.
Inilah alasan kenapa membersihkan abu vulkanik di rumah sangat penting, tapi caranya tidak boleh sembarangan agar tidak semakin membahayakan kesehatan.
Hal yang Harus Disiapkan sebelum Membersihkan Rumah

Salah satu tips aman bersihkan abu vulkanik di rumah adalah menyiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk proses pembersihan. Bukan sekadar sapu atau kain lap, berikut beberapa barang yang perlu disiapkan untuk membersihkan abu vulkanik di dalam rumah:
1. Masker dan Kacamata
Sesuai arahan Kemenkes terkait alat pelindung diri, pemilik rumah direkomendasikan menggunakan masker jenis N95, KN95, KF94, FFP2, atau yang setara untuk mencegah abu vulkanik masuk ke saluran pernapasan saat proses pembersihan.Jika tidak punya, gunakan masker medis yang digunakan dengan benar. Tak hanya itu, mata juga perlu dilindungi dari abu vulkanik, caranya dengan memakai kacamata tertutup (goggles). Jika memakai lensa kontak, sebaiknya lepaskan terlebih dahulu dan gunakan kacamata.
2. Sarung Tangan
Siapkan sarung tangan sebelum membersihkan abu vulkanik di dalam rumah, terutama jika jumlah abu cukup banyak. Situs International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN) merekomendasikan sarung tangan, seperti sarung tangan berkebun, sebagai pelindung diri saat membersihkan abu.3. Botol Spray atau Semprotan Air
Siapkan botol spray atau semprotan air untuk membasahi abu secara ringan sebelum dibersihkan. Abu yang dibasahi jadinya tidak akan mudah beterbangan sehingga lebih aman dan lebih mudah dibersihkan.4. Alat Pembersih
Siapkan alat pembersih seperti kain, alat pel, atau vacuum cleaner untuk mengangkat abu dari berbagai permukaan. Jika pakai penyedot debu, IVHHN merekomendasikan penggunaan vacuum cleaner dengan sistem penyaringan berefisiensi tinggi (HEPA/High-Efficiency Particulate Air).5. Kantong Plastik Tebal
Kantong plastik digunakan untuk menampung abu yang sudah dikumpulkan. Jika memungkinkan, gunakan kantong plastik yang bahannya cukup tebal dan tidak mudah sobek. Ukuran dan jumlah kantong plastik bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah.Panduan Aman Membersihkan Rumah dari Abu Vulkanik

Membersihkan abu vulkanik di rumah setelah terjadi erupsi gunung berapi perlu dilakukan secara hati-hati. Jika salah langkah, bukannya jadi bersih, abu bisa kembali beterbangan dan tak sengaja terhirup. Berikut beberapa tips aman bersihkan abu vulkanik di rumah:
1. Gunakan Alat Pelindung Diri
Gunakan masker yang sesuai, seperti N95, KN95, KF94, FFP2, atau yang setara, serta kacamata pelindung tertutup. Usahakan untuk mengenakan pakaian lengan panjang, celana panjang, serta sarung tangan demi melindungi kulit.2. Basahi Abu Terlebih Dahulu
Jangan pernah membersihkan abu vulkanik yang masih kering. Abu vulkanik sebaiknya sedikit dibasahi sebelum dibersihkan untuk mengurangi risiko partikel halusnya beterbangan.Gunakan air secukupnya, misalnya disemprot atau dipercikkan, bukan dibasahi sampai membuat abu menjadi lumpur. Cara ini membuat partikel abu akan saling terikat sehingga tidak mudah berterbangan di udara.
3. Bersihkan dengan Kain atau Pel Basah
Untuk lantai dan permukaan keras yang sudah terkena abu, gunakan alat pembersih seperti pel atau kain lembap untuk menyapu abu vulkanik yang sudah dibasahi sebelumnya.4. Gunakan Vacuum Cleaner jika Diperlukan
Vacuum cleaner dapat digunakan untuk membersihkan abu yang sudah mengendap, misalnya pada pada karpet, sofa, furnitur, atau permukaan yang sulit dibersihkan dengan metode basah.Jika menggunakan vacuum cleaner, sebisa mungkin pilih perangkat dengan sistem HEPA. Hindari penggunaan vacuum yang justru mengembuskan kembali partikel halus ke dalam ruangan.
5. Kumpulkan Abu dengan Hati-Hati
Abu yang terkumpul selama pembersihan dimasukkan ke dalam kantong plastik yang tebal dan kuat. Jangan menumpuk atau membuang abu sembarangan ke saluran air karena abu dalam jumlah banyak bisa mengganggu drainase.6. Ganti Pakaian setelah Selesai
Setelah selesai membersihkan abu vulkanik dalam rumah, lepaskan semua alat pelindung diri dan pakaian yang digunakan. Bersihkan tubuh dan cuci pakaian yang terkena abu dengan air mengalir.Abu Vulkanik Dibuang ke Mana?

Abu yang terkumpul selama proses pembersihan rumah sebaiknya tidak tidak dibuang ke selokan, saluran drainase, atau sistem pembuangan air karena dapat menyebabkan penyumbatan.
Dilansir dari USGS, abu vulkanik sebaiknya dikumpulkan di lokasi yang telah ditentukan oleh pihak berwenang agar nantinya dapat diangkut sebagai bagian dari proses pembersihan yang terkoordinasi.
Sementara menurut situs Tribratanews Polda Jawa Barat, abu vulkanik dikumpulkan dalam kantong plastik yang memadai, lalu ikat yang kuat agar tertutup dan abunya tidak berterbangan keluar.
Setelah itu, kantong berisi abu vulkanik bisa di buang ke TPS (Tempat Penampungan Sementara) atau sesuai arahan dari BPBD setempat.
Rekomendasi Produk Pembersih Rumah yang Bagus

Kita bisa menggunakan alat pembersih yang sudah ada di rumah, seperti alat pel, pengki, hingga kain microfiber yang lembut. Jika belum punya, berikut beberapa produk pembersih yang bisa dijadikan pilihan untuk membantu menghilangkan abu vulkanik di dalam rumah:
1. Pel Karet (Floor Wiper) Lucsa
Abu yang sudah dibasahi bisa dikumpulkan menggunakan alat pel karet yang biasanya dipakai untuk membersihkan genangan air. Bahan karet yang digunakan tergolong lembut dan tidak akan menggores atau merusak permukaan lantai.Salah satu produk yang direkomendasikan adalah pel karet Lucsa yang menggunakan karet EVA fleksibel dan kuat untuk membantu membersihkan air maupun kotoran di lantai. Dengan gagang PVC 116 cm, produk ini dibanderol sekitar Rp30.000–Rp40.000.
2. Kleaner Spin/Tornado Mop
Setelah abu vulkanik jauh berkurang, kita bisa gunakan pel kain yang sudah dibasahi (lembap) untuk membersihkan sisa-sisa abu di permukaan lantai. Salah satu yang direkomendasikan adalah alat pel dari Kleaner.Spin mop dari Kleaner ini dilengkapi kain pel microfiber dan sistem pemerasan sehingga pengguna bisa membilas serta memeras pel tanpa menyentuhnya langsung.
Produk ini memiliki ember dengan roda besar sehingga mudah dipindahkan, lubang pembuangan air kotor, botol sabun pembersih, serta gagang stainless steel dengan klip pengatur ketinggian yang praktis. Harganya sekitar Rp300.000–Rp350.000.
3. COOGER Automatic Sponge Mop
Selain pel karet dan kain, kita juga bisa membersihkan abu vulkanik di rumah dengan alat pel spons yang tak kalah praktis, salah satunya dari merek COOGER. Alat pel spons serbaguna ini dapat digunakan untuk membersihkan lantai, baik kondisi basah maupun kotoran kering.Produk ini dilengkapi sistem peras otomatis sehingga pengguna tidak perlu mencuci atau memeras spons secara manual dengan tangan, sementara rol pel juga mudah untuk diganti. Alat pel ini bisa dibeli dengan harga Rp50.000–Rp65.000.
4. AQUA Handheld Vacuum Cleaner - CCX600R
Vacuum cleaner yang satu ini merupakan penyedot debu kabel dengan daya 600 W dan kekuatan hisap hingga 15.000Pa. Produk ini memiliki kapasitas penampung debu 800 ml serta dilengkapi filter HEPA untuk membantu menyaring partikel halus.Produk ini memiliki kabel sepanjang 4 meter dan bobot 1,67 kg sehingga cukup praktis digunakan. Penggunaan vacuum cleaner AQUA juga bisa disesuaikan, mulai dari mode tongkat untuk membersihkan lantai atau mode genggam untuk membersihkan perabotan rumah.
Memiliki beberapa jenis kepala sikat yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, produk ini bisa didapatkan dengan harga Rp500.000–Rp600.000.
5. Kurumi UV Vacuum Cleaner
Kurumi menghadirkan vacuum cleaner yang bisa digunakan untuk membersihkan kasur, karpet, bantal, dan guling sehingga cocok untuk membersihkan abu vulkanik yang menempel di perabot rumah.Produk ini dilengkapi UV light 254 nm/6W, turbo brush, serta HEPA filter untuk membantu menyaring kotoran atau partikel-partikel halus. Dengan daya 400W, alat ini memiliki tekanan vakum maksimum 5 kPa.
Kapasitas penampung debunya 0,5 liter, sementara sistem penyaringan berlapis dalam alat ini terdiri dari busa dan HEPA filter. Vacuum cleaner Kurumi ini bisa dibeli di harga Rp1.000.000–Rp1.300.000.
Itu dia cara membersihkan abu vulkanik di rumah, lengkap dengan rekomendasi produk yang bisa digunakan. Pastikan proses pembersihan tetap aman, dengan menggunakan perlengkapan pelindung yang sesuai, membasahi abu sebelum membersihkannya, serta membuang abu yang sudah dikumpulkan sesuai arahan pihak berwenang.
Temukan tips, rekomendasi produk pilihan, hingga berita terkini terkait erupsi dan hujan abu melalui tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id
































