tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan hasil pemeriksaan siswa berinisial FY (16) yang mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) diperkirakan akan keluar dalam satu hingga dua hari ke depan.
Siswa tersebut saat ini menjalani pemeriksaan dan penanganan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
"Saya belum ter-update hasilnya. Dalam satu hari, dua hari ini pasti keluar," kata Budi saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Menkes menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan RSCM dan RS Harapan Kita untuk memberikan panduan kepada RS Adam Malik dalam memeriksa dan menangani kondisi pasien setelah mendengar kabar keracunan di Karo .
Tim RS Adam Malik kemudian telah bertemu dan memeriksa pasien serta memberikan tindakan medis untuk perawatannya.
Namun, setelah kondisi pasien ramai diberitakan dan menjadi viral, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mengarahkan agar pasien dibawa ke RSCM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Kenapa? Karena dilihat bahwa RSCM memiliki kemampuan dokter-dokternya yang jauh lebih lengkap dibandingkan rumah sakit Adam Malik," tuturnya.
Budi mengatakan tim RSCM yang dibentuk untuk memeriksa pasien tersebut melibatkan sejumlah dokter ahli. Tim pertama terdiri atas dokter spesialis anak. Kemudian, karena kondisi pasien berkaitan dengan saraf, Kemenkes melibatkan profesor yang memiliki keahlian di bidang neurologi anak.
Kemenkes juga melibatkan profesor ahli psikiatri anak karena kondisi pasien turut berkaitan dengan aspek kejiwaan. Selain itu, Ketua Kolegium Anak dilibatkan untuk melihat kondisi pasien secara keseluruhan.
Tim tersebut juga melibatkan dokter yang memiliki keahlian di bidang penyakit dalam untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kondisi lain yang perlu diperiksa.
Budi mengatakan seluruh tim ahli tersebut telah bekerja dan hasil pemeriksaan diharapkan segera diketahui.
"Kenapa saya enggak mau berspekulasi? Karena lebih baik ahli yang menjawab," kata dia.
Ketika ditanya mengenai pemeriksaan terhadap pasien di rumah sakit sebelumnya, Budi mengaku tidak mengetahui secara rinci hasil pemeriksaan dari seluruh rumah sakit tersebut. Namun, ia memastikan pasien yang ditangani di Adam Malik telah menjalani pemeriksaan.
Menurutnya, hasil pemeriksaan dari Adam Malik perlu diperkuat melalui pemeriksaan tim ahli RSCM sesuai arahan Wakil Presiden.
"Yang ada Adam Malik sudah ada. Cuma itu, kan, perlu diperkuat oleh ahlinya sesuai permintaan Pak Wapres. Supaya benar-benar bagus," tutup Budi
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































