Menuju konten utama

BPS: Kunjungan Wisman Januari-November 2025 Tertinggi sejak 2019

Total kunjungan wisatawan mancanegara Januari-November 2025 mencapai 13,99 juta kunjungan atau naik 10,43 persen dibanding periode yang sama pada 2024.

BPS: Kunjungan Wisman Januari-November 2025 Tertinggi sejak 2019
Wisatawan berkeliling area taman saat berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Rabu (24/12/2025). Pengelola objek wisata mencatat jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara pada liburan Natal mengalami peningkatan sejak empat hari terakhir yakni dari 1.100 orang menjadi 1.900 orang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menyebutkan total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari-November 2025 mencapai 13,99 juta kunjungan atau naik 10,43 persen dibanding periode yang sama pada 2024.

"Capaian kunjungan wisman Januari-November 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir," tuturnya saat konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

Sementara itu, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama pada November 2025 mencapai 1.017.341 kunjungan. Lalu, kunjungan wisman melalui pintu masuk perbatasan mencapai 181.666 kunjungan.

Dengan demikian, Pudji mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada November 2025 mencapai 1,2 juta atau turun 11,12 persen secara bulanan. Namun, jumlah kunjungan wisman secara tahunan naik 9,79 persen.

Berdasarkan catatan BPS, kunjungan wisman paling banyak dilakukan wisatawan dari Malaysia, yakni sebanyak 17,4 persen; Australia 13,5 persen; dan Singapura 10,5 persen. Kata Pudji, dibanding Oktober 2025, terjadi penurunan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia pada November 2025.

"Sedangkan, kunjungan wisman dari Singapura mengalami peningkatan. Sedangkan, jika dibandingkan dengan November 2024, kunjungan wisman dari ketiga negara tersebut mengalami peningkatan," ucapnya.

"Kemudian, jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui Bandar Udara Ngurah Rai," sambung dia.

Menurut Pudji, kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai didominasi wisatawan Australia. Di satu sisi, ada penurunan jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai secara bulanan.

"Penurunannya ini disebabkan karena kunjungan wisman yang berasal dari penurunan wisman yang berasal dari Australia, India dan juga Tiongkok," ujarnya.

Baca juga artikel terkait WISATAWAN MANCANEGARA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana