Menuju konten utama

BPBD: 1 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Utara Terendam Banjir Rob

Banjir rob di Jakarta Utara kali ini disebabkan fenomena Super New Moon yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

BPBD: 1 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Utara Terendam Banjir Rob
Kapal milik nelayan besandar di pesisir utara Jakarta, Cilincing, Jakarta, Jumat (7/2/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait banjir pesisir (rob) wilayah pesisir utara Jakarta akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut pada 7-13 Februari 2025 yang dapat berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan serta pesisir. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU

tirto.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat terdapat satu RT dan satu ruas jalan di Jakarta Utara yang terendam banjir rob hingga Selasa (29/4/2025) pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan laporan BPBD Jakarta, banjir rob tersebut memiliki ketinggian berkisar dari 15 hingga 25 sentimeter.

Banjir rob di Jakarta Utara tersebut diketahui terjadi akibat adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Fenomena tersebut diprediksi akan berlangsung pada periode 27 April hingga 4 Mei 2025. Fenomena itu juga menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan, Penjaringan, berada dalam situasi Siaga atau Siaga 2 pada Senin (28/4/2025) pukul 18.00 WIB.

Berikut ini daftar wilayah di Jakarta Utara yang masih terendam banjir rob hingga Selasa pagi:

Jakarta Utara terdapat 1 RT yang terdiri dari:

- Kel. Pluit

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 25 cm

Penyebab: Rob

Jalan tergenang terdapat 1 ruas jalan yang terdiri dari:

-Jl. Pluit Karang Ayu Barat (Depan Green Bay), Kel. Pluit, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara.

Ketinggian: 15 cm

Jalan tergenang yang sudah surut:

-Jl. RE Martadinata (Depan JIS), Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan saat ini BPBD Jakarta telah mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk memastikan penanganan banjir rob terlaksana dengan baik.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tirto, Selama (29/4/2025).

Yohan turut mengimbau para masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada akan potensi banjir susulan. Yohan menyebut masyarakat dapat menghubungi nomor telepon 112 apabila dalam kondisi darurat.

Baca juga artikel terkait BANJIR ROB atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto