Menuju konten utama

Boy Thohir Diangkat Jadi Wakil Presiden Komisaris ADRO

Boy Thohir sebelumnya merupakan Presiden Direktur PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Boy Thohir Diangkat Jadi Wakil Presiden Komisaris ADRO
Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir memberikan sambutan saat acara Tax Gathering di Gedung KPP Madya, Jakarta, Kamis (6/6/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pengusaha nasional Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, diangkat menjadi Wakil Presiden Komisaris PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ADRO 2025. Boy Thohir sebelumnya merupakan Presiden Direktur ADRO.

“Para pemegang saham Alamtri menyetujui perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Alamtri,” demikian yang termaktub dalam siaran pers Alamtri, sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (3/6/2025).

Posisi baru Boy Thohir otomatis menggeser Christian Ariano Rachmat dari posisi Wakil Presiden Komisaris sebelumnya. Sementara itu, Edwin Soeryadjaya masih menjabat sebagai Presiden Komisaris Alamtri.

Terpilihnya Boy Thohir sebagai Wakil Presiden Komisaris mengakibatkan kakak kandung dari Menteri BUMN, Erick Thohir, itu meninggalkan posisinya sebagai Presiden Direktur Alamtri. Kini, posisi presiden direktur ditempati oleh Iwan Dewono Budiyuwono. Sebelumnya, Iwan Dewono Budiyuwono merupakan direktur Alamtri.

Berikut ini susunan terbaru direksi Alamtri terbaru:

- Presiden Direktur: Iwan Dewono Budiyuwono;

- Direktur: M. Syah Indra Aman; dan

- Direktur: Lany Djuwita Wong.

Sedangkan, susunan Dewan Komisaris AlamTri terbaru yang disepakati dalam RUPST ADRO 2025 adalah sebagai berikut:

- Presiden Komisaris: Edwin Soeryadjaya;

- Wakil Presiden Komisaris: Garibaldi Thohir;

- Komisaris: Christian Ariano Rachmat;

- Komisaris: Arini Saraswaty Subianto;

- Komisaris Independen: Drs. Budi Bowoleksono; dan

- Komisaris Independen: Ir. Mohammad Effendi.

Susunan direksi dan dewan komisaris tersebut berlaku terhitung sejak ditutupnya RUPST Alamtri sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Alamtri tahun 2028.

Dalam RUPST tersebut, Alamtri juga menyetujui pembagian dividen senilai 500 juta dolar AS atau setara 36,23 persen laba bersih tahun buku 2024. Adapun laba bersih Alamtri untuk tahun buku 2024 sebesar 1,380 miliar dolar AS.

Selain itu, AlamTri juga mendapatkan restu untuk melaksanakan rencana pembelian kembali saham atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp4 triliun.

Baca juga artikel terkait BOY THOHIR

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Editor: Dwi Aditya Putra