Menuju konten utama

Boleh Perpanjang IUPK, Freeport Lepas 12% Saham ke MIND ID 2041

Freeport akan mulai belanjakan modal untuk eksplorasi dan persiapan eksploitasi tambang usai 2041.

Boleh Perpanjang IUPK, Freeport Lepas 12% Saham ke MIND ID 2041
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas berjalan usai penuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/7/2025). Dalam keterangannya Tony Wenas menyampikan bahwa pertemuan dengan Presiden batal terlaksana. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan melakukan divestasi saham tambahan sebesar 12 persen kepada Holding Pertambangan MIND ID.

Tony menjelaskan, divestasi saham akan dilaksanakan pada 2041 mendatang, usai izin usaha pertambangan khusus (IUPK) PTFI kembali diperpanjang.

Meski perjanjian dilakukan pada 2041, Tony mengaku bahwa dalam waktu dekat, baik perusahaan atau pemerintah akan memastikan divestasi dan perpanjangan IUPK dilakukan sesuai target karena perusahaan akan melakukan eksplorasi lanjutan terkait penambangan.

"Freepport akan divestasi tambahan saham di 12 persen di 2041, tapi diperjanjikan dari sekarang. Sehingga kami, rekan kami juga akan melakukan eksplorasi yang lebih detail, adanya kepastian, sehingga kami bisa spending eksplorasi yang lebih detail, dan ini butuh biaya yang banyak untuk penambangan setelah 2041," kata Tony dalam RDP bersama DPR RI, Senin (24/11/2025).

Tony pun menekankan bahwa akan lebih baik jika komitmen itu dilakukan dalam waktu dekat agar PTFI dapat memulai melakukan eksplorasi, karena eksplorasi memakan waktu yang tidak sebentar dalam prosesnya.

"Eksplorasi detail ini mungkin akan makan waktu kira-kira 3-4 tahun kemudian, setelah itu akan dilakukan desain engineering, plus detail engineering, ini juga memerlukan waktu kira-kira 3-4 tahun, di samping pembangunan atau pengembangan terowongan-terowongan tersebut. Jadi kira-kira memang lebih cepat, lebih bagus supaya tidak terjadi pengurangan produksi mendekati tahun 2041 sesuai dengan IUPK kita sekarang," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk menambah 10 persen lebih porsi saham negara di PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal ini juga menjadi bagian dari negosiasi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari Freeport Indonesia yang akan berakhir pada 2041.

Bahlil menekankan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Freeport Freeport McMoRan Inc maupun PT Freeport Indonesia.

"Kami telah mendapat arahan dari Bapak Presiden (Prabowo) di mana salah satu tawarannya adalah ada penambahan saham. (Tapi) belum diputuskan angka finalnya. Tetapi di atas 10 persen. Insya Allah akan lebih baik, dan pemerintah sedang bernegosiasi," kata Bahlil pada wartawan di Kementerian ESDM, Jumat (26/9/2025).

Bahlil membeberkan bahwa dari jumlah saham tambahan tersebut, sebagian daripadanya akan mengalir menjadi milik badan usaha milik daerah atau BUMD Papua. Namun, kepastian tersebut masih menunggu rapat final dengan Freeport.

Baca juga artikel terkait FREEPORT INDONESIA atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana