tirto.id - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), perusahaan di balik platform e-commerce Blibli, akhirnya mengkonfirmasi kabar efisiensi yang beredar beberapa waktu belakangan.
Dalam keterbukaan informasi kepada bursa, manajemen menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 270 karyawannya.
Langkah efisiensi ini diselesaikan pada bulan Oktober dan bertujuan memperkuat fundamental bisnis serta membuka peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Perseroan memandang perlu melakukan penyesuaian organisasi guna memastikan perusahaan dapat bergerak lebih efektif dan efisien, dengan tujuan membuka peluang pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," tulis perseroan, dikutip Rabu (5/11/2025).
Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa langkah restrukturisasi ini tidak akan berdampak material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Lebih lanjut, Blibli menyatakan bahwa karyawan yang terdampak PHK akan menerima paket kompensasi yang telah disesuaikan, bahkan ada yang melebihi ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.
Blibli juga memproyeksikan manfaat dari penyesuaian ini ke depannya. Sebagaimana tertuang dalam laporannya,
“Dengan adanya penyesuaian organisasi, perseroan akan memiliki basis beban operasional yang lebih rendah, sehingga dapat membantu perbaikan kinerja ke depan,” tulis keterangan yang sama.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































