Menuju konten utama

Blibli Dikabarkan Lakukan Efisiensi, 400 Karyawan Di-PHK

PHK ini disebut berdampak pada karyawan di berbagai level dan unit bisnis perseroan, termasuk Tiket.com.

Blibli Dikabarkan Lakukan Efisiensi, 400 Karyawan Di-PHK
Ilustrasi Blibli.com. ANTARA FOTO/HO/aww/16.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 400 karyawan pada bulan ini, Oktober 2025.

Informasi ini pertama kali beredar melalui unggahan media sosial Instagram @ecommurz. Akun tersebut menjelaskan bahwa Proses pemberhentian dilakukan usai townhall meeting bersama dengan seluruh karyawan.

“PHK ini bertepatan dengan upaya Blibli untuk terus meningkatkan strategi ritel omnichannel-nya, yang mencakup peningkatan jumlah toko fisik,” tulisnya, dikutip Rabu (29/10/2025).

Suasana duka pun menyelimuti kantor Blibli. Sebuah video yang viral di media sosial TikTok memperlihatkan momen haru para karyawan yang saling berpelukan dan berpisah.

Akun dengan nama Muhamad A Tidar, mengabadikan momen perpisahan dengan seorang rekan kerjanya yang terdampak dari efisiensi tersebut.

"Salah satu momen terberat dalam hidup, mendapati kantor yang selama ini jadi rumah kedua akhirnya harus melakukan efisiensi. Dan saya harus menyaksikan kehilangan teman, rekan sekaligus sahabat,” tulisnya.

Adapun, PHK ini disebut berdampak pada karyawan di berbagai level dan unit bisnis perseroan, termasuk Tiket.com. Divisi teknologi menjadi unit yang paling banyak terdampak, selain itu pemangkasan juga menyentuh divisi komersial, marketing, dan unit lainnya.

Berbagai tingkatan karyawan, mulai dari level manager hingga team member, termasuk posisi vice president (VP), ikut terdampak.

BELI belum merespons upaya konfirmasi yang dilakukan Tirto terkait isu ini. Meskipun demikian, efisiensi yang dilakukan oleh Blibli ini terjadi di tengah peningkatan kinerja keuangan perseroan.

Berdasarkan public expose perseroan 9 Oktober 2025, perseroan mengalami peningkatan pendapatan bersih konsolidasi pada semester I-2025 sebesar 22 persen (yoy) menjadi Rp9,6 triliun. Selain itu, laba bruto sebelum diskon (GPBD) juga meningkat 48 persen (yoy) menjadi Rp2,5 triliun.

Baca juga artikel terkait BLIBLI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana