Menuju konten utama

BGN soal Usulan Skema School Kitchen: Why Not, Boleh Saja

BGN mengatakan konsep tersebut bisa saja diterapkan menjadi bagian dari model penyediaan MBG.

BGN soal Usulan Skema School Kitchen: Why Not, Boleh Saja
Sejumlah siswa menyantap hidangan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang untuk menerapkan konsep school kitchen seperti yang diusulkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti untuk membantu program makan bergizi gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan konsep tersebut bisa saja diterapkan menjadi bagian dari model penyediaan MBG.

“School Kitchen? Enggak apa-apa nanti kita matching [sesuaikan]. Nanti di daerah tertinggal itu kita matching asal ada sekolahnya mampu kita enggak ada masalah, bagus. Kalau memang ada,” kata Nanik dalam acara Talkshow bertajuk "Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa melalui MBG" disaksikan melalui akun YouTube BGN, Kamis (23/10/2025).

Akan tetapi, Nanik menyebut hingga saat ini belum ada sekolah yang dapat secara baik mengelola konsep tersebut saat dicoba. Dia mencontohkan di daerah Bogor dan Lampung.

“Masalahnya sampai saat ini, ada yang pernah dicoba di Bogor, kantin nih, ada beberapa yang mengelola, ternyata gara-gara pemiliknya berantem, malah makanannya juga keracunan. Di Lampung juga sudah pernah dicoba,” katanya.

Nanik bilang tetap akan mengkaji skema tersebut meski pernah dilakukan sebelumnya. Dia menjelaskan saat ini sistem dapur MBG terdiri atas dua model, yaitu mitra mandiri yang dapurnya dibangun dan dikelola langsung oleh pihak mitra penyedia. Kedua, dapur pemerintah daerah atau desa, yang dibangun dengan dana publik dan kemudian disewa oleh BGN selama empat tahun di muka.

“Kalau misalnya ada (usulan) boleh enggak bu itu school kitchen, boleh saja, kalau memang sekolahnya mampu, why not, enggak masalah, kita mix nanti,” katanya.

Terlebih, kata Nanik, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga merupakan bagian dari tim koordinasi dan satgas MBG. Sehingga pembahasan teknis antara BGN dan Kemendikdasmen akan dilakukan secara baik.

“Pak Menteri ini masuk dalam bagian dari tim koordinasi kita, di satgasnya, jadi pasti ada pembicaraan, dan BGN terbuka,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama