Menuju konten utama

Bahlil ke SPBU Swasta soal BBM Etanol: Jangan Paksakan Kehendak

Bahlil sebut program campuran etanol pada BBM bukan hanya soal energi, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan pekerjaan di daerah.

Bahlil ke SPBU Swasta soal BBM Etanol: Jangan Paksakan Kehendak
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan sambutan pada upacara Hari Pertambangan dan Energi ke-80 di Silang Monas, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Dalam sambutannya, Menteri ESDM mengatakan pemerintah menginisiasi untuk memberikan tambang secara baik sesuai dengan aturan kepada UMKM daerah, Koperasi daerah hingga BUMD secara prioritas. ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyinggung soal penggunaan campuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya, proses blending tersebut adalah hal yang lumrah dan tak seharusnya jadi alasan SPBU swasta menolak base fuel pertamina, seperti diberitakan beberapa waktu lalu.

Dia pun mengingatkan para pengelola SPBU swasta agar tidak “memaksakan kehendak”. Sebab, dalam praktiknya, sejumlah negara juga mengizinkan campuran senyawa tersebut ke dalam bensin.

“Jadi sangat tidak benar kalau ada diskusi-diskusi oleh berbagai kelompok yang mengatakan bahwa etanol ini barang yang tidak bagus. India sudah pakai E30, Amerika E20, Thailand E20, bahkan di beberapa negara di Amerika itu sudah E85,” kata Bahlil dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Selasa, (28/10/2025).

"Dan yang kedua, jangan swasta memaksakan kehendak gitu loh. Apalagi SPBU-SPBU ini kan. Jangan dikira kita tidak paham, seperti orang Papua bilang, adek kau baru mau tulis, kakak sudah baca,” ungkapnya.

Bahlil pun menjelaskan bahwa etanol dapat berasal dari komoditas lokal seperti jagung, tebu dan singkong, sehingga program ini bukan hanya soal energi, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Etanol ini bahan bakunya dari jagung, tebu, singkong dan ini tidak hanya sekedar untuk mempertahankan energi kita, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan instrumen pertumbuhan yang bisa kita lakukan di daerah-daerah,” ujar Bahlil.

Baca juga artikel terkait BIOETANOL atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana