Menuju konten utama

AS Klaim Hantam Kapal Induk Drone Iran hingga Terbakar

Kapal induk drone milik Iran disebut terkena serangan militer Amerika Serikat.

AS Klaim Hantam Kapal Induk Drone Iran hingga Terbakar
Asap mengepul dari area di arah Pangkalan Udara Al Udeid, yang menampung Angkatan Udara Emir Qatar dan pasukan asing termasuk AS, di Doha pada 28 Februari 2026, menyusul serangan Iran yang dilaporkan. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, dengan penyiar publik Israel melaporkan bahwa pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah menjadi sasaran, sementara republik Islam itu membalas dengan rentetan rudal ke negara-negara Teluk dan Israel. (Photo by MAHMUD HAMS / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang sebuah kapal milik Iran yang disebut sebagai “kapal induk drone” dalam operasi militer terbaru di kawasan Timur Tengah.

Melalui pernyataan di platform X, United States Central Command (CENTCOM) mengatakan kapal tersebut kini terbakar setelah dihantam oleh pasukan AS.

“Pasukan AS tidak menahan diri dalam misi untuk menenggelamkan seluruh angkatan laut Iran,” tulis CENTCOM dalam unggahannya, merujuk pada operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang kini telah memasuki hari ketujuh.

CENTCOM menggambarkan kapal induk drone Iran itu memiliki ukuran yang sangat besar, bahkan disebut “kurang lebih seukuran kapal induk pada era Perang Dunia II.”

Namun, dalam unggahan tersebut tidak dijelaskan secara terperinci lokasi pasti serangan terhadap kapal milik Iran tersebut dilakukan.

CENTCOM juga mengunggah sebuah video yang diklaim menunjukkan momen serangan terhadap kapal tersebut. Dalam rekaman itu, kapal yang disebut sebagai milik Iran tampak diselimuti asap tebal setelah terkena serangan militer Amerika Serikat.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait klaim serangan terhadap kapal induk drone tersebut.

Sebagai informasi, dalam sistem pertahanan udaranya, Iran menggunakan pesawat tempur yang lebih tua yang telah dimodernisasi. Sumber lokal menyebut Iran melakukan pengadaan jet tempur Su-35 dari Rusia.

Di sisi lain, Iran memiliki kekuatan utama pada drone tempur dan pengintaian yang jumlahnya sangat besar. Bahkan, saat ini Iran juga telah mengembangkan berbagai drone seperti Shahed-136 yang mampu melakukan serangan fatal dari jarak jauh.

Baca juga artikel terkait PERANG IRAN ISRAEL atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana