tirto.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menyerang sebuah kapal milik Iran yang disebut sebagai “kapal induk drone” dalam operasi militer terbaru di kawasan Timur Tengah.
Melalui pernyataan di platform X, United States Central Command (CENTCOM) mengatakan kapal tersebut kini terbakar setelah dihantam oleh pasukan AS.
“Pasukan AS tidak menahan diri dalam misi untuk menenggelamkan seluruh angkatan laut Iran,” tulis CENTCOM dalam unggahannya, merujuk pada operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang kini telah memasuki hari ketujuh.
CENTCOM menggambarkan kapal induk drone Iran itu memiliki ukuran yang sangat besar, bahkan disebut “kurang lebih seukuran kapal induk pada era Perang Dunia II.”
Namun, dalam unggahan tersebut tidak dijelaskan secara terperinci lokasi pasti serangan terhadap kapal milik Iran tersebut dilakukan.
CENTCOM juga mengunggah sebuah video yang diklaim menunjukkan momen serangan terhadap kapal tersebut. Dalam rekaman itu, kapal yang disebut sebagai milik Iran tampak diselimuti asap tebal setelah terkena serangan militer Amerika Serikat.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait klaim serangan terhadap kapal induk drone tersebut.
Sebagai informasi, dalam sistem pertahanan udaranya, Iran menggunakan pesawat tempur yang lebih tua yang telah dimodernisasi. Sumber lokal menyebut Iran melakukan pengadaan jet tempur Su-35 dari Rusia.
Di sisi lain, Iran memiliki kekuatan utama pada drone tempur dan pengintaian yang jumlahnya sangat besar. Bahkan, saat ini Iran juga telah mengembangkan berbagai drone seperti Shahed-136 yang mampu melakukan serangan fatal dari jarak jauh.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































