Menuju konten utama

AS-Cina Sepakat Pangkas Tarif Impor

AS dan Cina dikabarkan sepakat untuk memangkas tarif atas barang masing-masing selama periode awal 90 hari.

AS-Cina Sepakat Pangkas Tarif Impor
Presiden AS Donald Trump memberikan pidato pada pengarahan pemulihan pasca Badai Helene di hanggar Bandara Regional Asheville di Fletcher, North Carolina, pada 24 Januari 2025. Trump mengatakan ia mungkin akan "menyingkirkan FEMA," jika dianggap perlu. Badan Penanggulangan Bencana Federal Badan Penanggulangan Bencana (FEMA) bertugas mengoordinasikan respons terhadap bencana. (Foto oleh Mandel NGAN / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Amerika Serikat (AS) dan Cina dikabarkan sepakat untuk memangkas tarif atas barang masing-masing selama periode awal 90 hari.

Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan bersama usai negosiasi yang dilakukan oleh kedua negara tersebut di Jenewa, Swiss sejak akhir pekan lalu. Baik AS maupun China menyebut ada “kemajuan substansial” dalam negosiasi ini.

Menurut pernyataan bersama itu, mulai 14 Mei 2025, AS akan menurunkan tarif atas barang-barang Cina dari yang sebelumnya 145 persen menjadi 30 persen. Sementara, Cina akan memangkas bea masuk atas impor dari AS dari 125 persen menjadi 10 persen.

Berbicara setelah perundingan dengan pejabat Cina di Jenewa, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan kedua pihak telah menyepakati jeda selama 90 hari atas kebijakan tarif. Tarif akan diturunkan lebih dari 100 poin persentase menjadi 10 persen.

"Kedua negara sangat baik dalam mewakili kepentingan nasionalnya. Kami sama-sama memiliki kepentingan dalam perdagangan yang seimbang, dan AS akan terus bergerak ke arah itu," kata Bessent dikutip dari Reuters, Senin (12/5/2025)

Pertemuan di Jenewa ini adalah interaksi langsung pertama antara pejabat ekonomi senior AS dan China sejak Presiden AS Donald Trump kembali menjabat dan meluncurkan gelombang tarif global, dengan memberlakukan tarif besar khusus terhadap China.

Sebelumnya Trump menaikkan tarif yang harus dibayar oleh importir AS atas barang-barang dari China menjadi 145 persen. Sebagai balasan, Cina memberlakukan pembatasan ekspor terhadap beberapa elemen tanah jarang yang penting bagi produsen senjata dan barang elektronik konsumen AS, serta menaikkan tarif atas barang-barang AS menjadi 125%.

Baca juga artikel terkait DONALD TRUMP atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Insider
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama