tirto.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sudah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berdasarkan pengumuman resmi, TKA untuk jenjang SD dan SMP akan digelar pada Maret–April 2026, sedangkan untuk jenjang SMA/SMK dijadwalkan pada 1–9 November 2025.
Dilansir dari laman resminya, penyelenggaraan TKA dilatarbelakangi kebutuhan menghadirkan laporan capaian akademik yang lebih terstandar. Selama beberapa tahun terakhir, ketiadaan instrumen nasional semacam ini sering menimbulkan masalah, terutama ketika hasil belajar murid dari sekolah yang berbeda harus dibandingkan. Situasi itu kerap muncul dalam proses seleksi berbasis rapor, di mana perbedaan standar penilaian sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai objektivitas dan keadilan.
Mengacu pada Pasal 9 aturan pelaksanaan TKA, mata pelajaran yang diujikan berbeda sesuai jenjang. Untuk SD dan SMP, hanya mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika. Sementara itu, untuk SMA/SMK, mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta satu mata pelajaran pilihan sesuai peminatan siswa. Lantas, apakah hasil TKA akan berpengaruh pada nilai rapor siswa?

Apakah Hasil TKA Memengaruhi Nilai Rapor Siswa?
Pelaksanaan TKA sering memunculkan pertanyaan di kalangan orang tua maupun siswa, terutama soal dampaknya terhadap nilai rapor. Faktanya, hasil TKA tidak secara langsung memengaruhi rapor maupun akreditasi sekolah.
Namun, data dari TKA akan menjadi bahan refleksi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pendidikan. Sekolah juga dapat memanfaatkan hasil tersebut untuk mengevaluasi kualitas pembelajaran dan sistem penilaian. Dengan kata lain, TKA berperan sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan, bukan sebagai penentu nilai akhir siswa di rapor.
Apakah Nilai Rapor Masih Dijadikan Acuan Seleksi SNBP?
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tetap menjadikan nilai rapor sebagai salah satu komponen utama. Jalur ini dibuka untuk siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026, dan seperti tahun-tahun sebelumnya, biaya SNBP sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Meski begitu, ada kebijakan baru yang berlaku. Mulai 2026, nilai TKA akan digunakan sebagai validator rapor. Artinya, rapor tetap menjadi acuan utama, tetapi harus didukung oleh hasil TKA agar lebih objektif.
Adapun komponen nilai untuk SNBP 2026 terdiri dari:
- Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA): syarat baru yang menjadi validator nilai rapor siswa.
- Nilai Rapor: bobot 50%, dihitung dari rata-rata seluruh mata pelajaran semester 1–5, kecuali semester akhir.
- Mata Pelajaran Pendukung: sesuai rumpun ilmu program studi yang dipilih.
- Prestasi Akademik dan Nonakademik: portofolio prestasi dengan bobot hingga 50%.
Apakah Semua Jalur Masuk PTN akan Menggunakan Nilai TKA?
Meski TKA dipastikan menjadi bagian dari seleksi SNBP, hal ini tidak serta-merta berlaku untuk semua jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Penggunaan TKA untuk jalur lain, termasuk seleksi mandiri, sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing perguruan tinggi.
Dengan kata lain, TKA memang akan menjadi validator utama di jalur SNBP, tetapi untuk jalur SNBT atau mandiri, perguruan tinggi bisa menentukan kebijakan sendiri, termasuk apakah akan menggunakan nilai TKA atau tidak.

Manfaat Tes Kemampuan Akademik bagi Siswa
Di luar perannya dalam SNBP, TKA juga memberikan sejumlah manfaat nyata bagi siswa. Sertifikat hasil TKA berfungsi lebih dari sekadar dokumen akademik, melainkan juga memiliki nilai strategis di berbagai aspek.
Berikut ini beberapa manfaat Tes Kemampuan Akademik bagi siswa:
1. Dasar Seleksi Jalur Prestasi
Sertifikat TKA dapat menjadi syarat dalam seleksi masuk sekolah atau perguruan tinggi jalur prestasi, sehingga menjadi bukti objektif secara nasional.2. Pengakuan untuk Jalur Nonformal dan Informal
Siswa dari Paket A, B, C, homeschooling, maupun pesantren bisa menggunakan hasil TKA sebagai pengakuan resmi setara pendidikan formal.3. Referensi Seleksi Akademik Lainnya
Sertifikat TKA bisa digunakan untuk mendaftar beasiswa, lomba akademik, atau seleksi khusus lainnya.4. Pengendalian Mutu Pendidikan
Pemerintah pusat dan daerah memanfaatkan hasil TKA sebagai data untuk memantau standar mutu pendidikan di berbagai wilayah.5. Penguatan Validitas Rapor
Hasil TKA dapat berfungsi sebagai validator nilai rapor siswa, sehingga memperkuat keabsahan data akademik yang dimiliki sekolah.Bagi siswa maupun orang tua, pemahaman mengenai TKA sangatlah penting agar bisa mempersiapkan diri sejak dini. Untuk informasi lebih lengkap dan pembaruan terbaru seputar TKA, Anda bisa mengakses kumpulan artikelnya melalui tautan berikut:
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id







































