tirto.id - Idul Fitri atau lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Lebaran Idul Fitri 2026 menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan 2026.
Secara harfiah, Idul Fitri berarti “kembali pada kesucian”. Setelah menjalani puasa Ramadhan selama sebulan penuh, umat islam merayakan hari kemenangan tersebut melalui kegiatan silaturahmi.
Namun, di tengah sukacita dan kemeriahan menyambut Lebaran Idul Fitri 2026 nanti, terdapat beberapa hal yang perlu dihindari oleh umat muslim. Berikut penjelasannya.
Hal Yang Perlu Dihindari Ketika Lebaran Idul Fitri
1. Berpuasa di Hari H Lebaran
Hal utama yang perlu dihindari ketika lebaran Idul Fitri adalah puasa di hari H lebaran.Lebaran Idul Fitri merupakan momen untuk merayakan kemenangan bagi umat muslim setelah berpuasa sebulan penuh. Maka dari itu, haram hukumnya bagi umat muslim berpuasa pada 1 syawal. Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari yaitu Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Muslim).
Sementara itu, Dari Abi Ubaid r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Saya menyaksikan hari raya bersama Umar r.a. lalu dimulailah shalat Id sebelum khutbah, kemudian ia berkata: “Sesungguhnya Rasulullah saw melarang berpuasa pada dua hari raya ini. Adapun di hari Idul Adha maka hendaklah kamu sekalian makan daging kurbanmu, sedang di hari Idul Fitri hendaklah kamu sekalian berbuka dari puasamu.” [HR Abu Dawud].
Selain di 1 Syawal, umat muslim sudah bisa kembali berpuasa. Puasa syawal dapat dikerjakan secara berurutan mulai tanggal 2 Syawal atau terpisah hingga mencapai 6 hari.
2. Makan Berlebihan

Kedua, umat muslim perlu menghindari makan berlebihan. Imam Syafi'I menuturkan bahwa kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, dan menghilangkan kecerdasan.
Nabi saw. bersabda: "Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah tanpa berlebih-lebihan dan tanpa kesombongan,” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kandungan hadis ini menunjukkan bahwa Islam melarang umatnya dari perilaku berlebih-lebihan.
Selain itu, Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Maka dari itu, alangkah baiknya bila umat muslim menghindari menyantap makanan secara berlebihan pada lebaran 2026 nanti.
3. Lupa Sholat
Di tengah-tengah agenda silaturahmi lebaran, umat muslim perlu menata waktu untuk terus menjaga sholat lima waktu. Sekalipun sibuk, ada baiknya untuk tidak menunda jadwal sholat seperti yang sudah diperintahkan.Anjuran untuk mengerjakan shalat dan larangan untuk melalaikan shalat diriwayatkan dalam banyak hadis, di antaranya adalah kebiasaan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat yang tidak meninggalkannya. Bahkan Allah SWT. berfirman dalam Surat Maryam ayat 59.
۞ فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّاۙ ٥٩
fa khalafa mim ba‘dihim khalfun adlâ‘ush-shalâta wattaba‘usy-syahawâti fa saufa yalqauna ghayyâ
“Kemudian, datanglah setelah mereka (generasi) pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat.”
4. Berlebihan saat Lebaran
Umat muslim di Indonesia biasa merayakan Idul Fitri dengan mengenakan pakaian terbaiknya. Baju baru dan aksesoris penunjang pasti disiapkan untuk merayakan hari kemenangan ini. Rasulullah SAW pun juga menganjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik di momen ini.Meski begitu, hal yang perlu diperhatikan adalah berdandan seperlunya dan mengenakan pakaian yang pantas, seperti tidak memperlihatkan aurat maupun berpakaian yang memikat nafsu lawan jenis.
Selain menghindari berlebihan dalam berpakaian, umat muslim juga perlu menghindari berlebihan dalam mengadakan pesta atau hiburan.
Perayaan Idul Fitri merupakan bentuk ungkapan rasa syukur dan memperkuat silaturahmi, bukan untuk berlebihan dalam pesta atau hiburan.
Allah SWT dalam Surat Al-A'raf ayat 31 melarang hambanya untuk berlebih-lebihan:
۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
Yâ banî âdama khudzû zînatakum ‘inda kulli masjidiw wa kulû wasyrabû wa lâ tusrifû, innahû lâ yuḫibbul-musrifîn
“Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”
Selain memahami larangan yang perlu dihindari ketika lebaran, umat muslim juga dianjurkan memahami amalan-amalan yang dapat dilakukan ketika lebaran idul fitri 2026 nanti. Baca artikel “Amalan Sunah Hari Raya Idul Fitri” lebih lanjut tentang anjurannya.
Melalui hal-hal yang perlu dihindari umat muslim ketika lebaran, umat muslim dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih bermakna dan sesuai dengan ajaran Islam. Perayaan Idul Fitri merupakan hari kemenangan dan kegembiraan yang seharusnya juga diimbangi dengan rasa syukur untuk menjaga keseimbangan antara kebahagiaan duniawi dan kebahagiaan di akhirat nanti.
Editor: Nanda Saputri
Masuk tirto.id






































