tirto.id - Apakah pada bulan Syaban kita boleh melakukan puasa? Apa dalil hadits berpuasa saat bulan Syaban, kapan dapat dimulai pada Februari 2026, dan tanggal berapa masehi batas akhirnya sebelum Ramadhan?
Berbagai amalan disunahkan untuk dilaksanakan selama bulan Syaban. Amalan-amalan bulan Syaban memiliki berbagai keutamaan yang sayang jika ditinggalkan begitu saja.
Salah satunya adalah melaksanakan puasa sunah selama bulan Syaban berlangsung. Bulan Syaban sendiri merupakan bulan ke-8 dalam penanggalan Hijriah sekaligus sebagai bulan sebelum Ramadhan tiba. Bulan Syaban jadi momentum penting melatih diri dalam menyambut kehadiran bulan puasa.
Syaban 1447 Hijriah dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 (mengacu kalender Islam atau kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Menteri Agama (Menag) RI. Rentang waktu bulan Syaban diperkirakan berlangsung selama 29 hari atau 30 hari.
Lantas, kapan awalpuasa? 1 Ramadan diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026.
Sementara itu, ketetapan 1 Ramadan dari pemerintah masih menunggu keputusan hasil Sidang Isbat. Menurut informasi Kemenag, Sidang Isbat akan digelar pada 17 Februari 2026.
Bolehkah Puasa di Bulan Syaban & Batas Akhirnya Sampai Kapan 2026?
Bulan Syaban merupakan bulan mulia dan istimewa. Selama bulan Syaban, umat Islam bisa memaksimalkan diri untuk mendirikan salat sunah, melaksanakan puasa sunah, banyak berzikir, bersedekah, dan berbagai amal kebaikan lain.
Setiap amalan wajib ditujukan hanya untuk mengharap rida Allah Swt. semata. Momentum bulan Syaban menjadi kesempatan baik untuk membiasakan diri dengan amalan-amalan baik sebelum memasuki bulan Ramadan. Begitu bulan Ramadan tiba, umat Islam sudah siap untuk menyambutnya dengan sukacita dan penuh harap akan rida Allah Swt.
Salah satu amalan sunah selama bulan Syaban adalah melaksanakan puasa sunah. Mulai dari puasa sunah Senin Kamis, puasa sunah Ayyamul Bidh, hingga puasa sunah Daud. Melansir laman Muhammadiyah, selama bulan Syaban, umat Islam boleh melakukan ibadah-ibadah sunah tanpa mengkhususkan satu bentuk ibadah tertentu.
Bulan Syaban tahun ini dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026. Amalan ibadah puasa sunah dapat dilaksanakan selama bulan Syaban, seperti puasa Senin Kamis, ayyamul bidh, dan puasa Daud. Puasa Daud dijalani dengan sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.
Berikut informasi pelaksanaan puasa sunah Senin Kamis & ayyamul bidh di bulan Syaban:
Puasa Senin Kamis di Bulan Syaban
- Kamis, 22 Januari 2026
- Senin, 26 Januari 2026
- Kamis, 29 Januari 2026
- Senin, 2 Februari 2026
- Kamis, 5 Februari 2026
- Senin, 9 Februari 2026
- Kamis, 12 Februari 2026
- Senin, 16 Februari 2026
Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban
- Ahad, 1 Februari 2026 - 13 Syaban 1447 Hijriah
- Senin, 2 Februari 2026 - 14 Syaban 1447 Hijriah
- Selasa, 1 Februari 2026 - 15 Syaban 1447 Hijriah
Dalil Hadist Puasa di Bulan Syaban
Puasa di bulan Syaban memiliki berbagai keutamaan dan kebaikan. Umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan diri beribadah di bulan Syaban.
Dasar pelaksanaan puasa sunah di bulan Syaban dilandaskan dari dalil sahih. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah, Rasulullah saw. kerap melaksanakan puasa sunah selama bulan Syaban.
Diriwayatkan oleh Aisyah ra., "Aku tidak pernah melihat Nabi memperbanyak puasa selain di bulan Syaban." (HR. Bukhari dan Muslim).
Kandungan hadis tersebut menjelaskan bahwa Rasulullah saw. banyak melaksanakan puasa pada bulan Syaban. Bahkan disebutkan bahwa Rasulullah saw. memperbanyak puasa di bulan Syaban.
Pelaksanaan puasa sunah pada bulan Syaban dapat menjadi latihan berpuasa sebelum melaksanakan puasa Ramadan satu bulan penuh. Puasa yang dilaksanakan pada bulan Syaban meliputi puasa-puasa sunah.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id

































