Menuju konten utama

Apa Itu Hujan Meteor Geminid 2025, Bisa Dilihat di Indonesia?

Puncak hujan meteor Geminid di Indonesia diperkirakan terjadi pada 14-15 Desember 2025. Ketahui apa itu hujan meteor Geminid dan cara mengamatinya.

Apa Itu Hujan Meteor Geminid 2025, Bisa Dilihat di Indonesia?
Meteor Geminid. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Fenomena hujan meteor Geminid diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Desember 2025. Ketahui apa itu hujan meteor Geminid dan apakah bisa dilihat di Indonesia.

Fenomena astronomi berupa hujan meteor akan kembali terjadi. Kali ini adalah hujan meteor Geminid yang berlangsung sepanjang bulan Desember, tepatnya pada 4 hingga 20 Desember 2025.

Dalam satu periode hujan meteor, kemungkinan mencapai 120 meteor yang akan jatuh dalam satu jamnya. Ketika puncak hujan meteor, jumlah meteor yang dapat dilihat dari Bumi pun meningkat dan lebih mudah disaksikan.

Apa Itu Hujan Meteor Geminid 2025?

Hujan meteor Geminid, salah satu fenomena langit tahunan yang rutin terjadi setiap pertengahan Desember. Peristiwa astronomi ini dinamakan Geminid karena titik asal kemunculan atau radiannya berada di konstelasi Gemini.

Fenomena ini juga berbeda dengan hujan meteor lain yang umumnya berasal dari komet. Geminid memiliki sumber istimewa yakni berasal dari asteroid.

Dilansir dari laman Astronomy (11/12/2025), meteor geminid bergerak relatif lambat dan banyak meninggalkan jejak yang tetap terlihat, bahkan setelah meteor itu sendiri memudar.

Para astronom pertama kali mencatat hujan meteor Geminid pada 1862 dan mencari komet induknya selama lebih dari satu abad. Kemudian, pada 1983, para astronom menemukan asteroid 3200 Phaethon dan mereka segera menyadari bahwa orbitnya identik dengan aliran meteoroid Geminid.

Saat itulah pertama kalinya sebuah asteroid dikaitkan dengan hujan meteor. Beberapa peneliti pun berpendapat bahwa Phaethon sebenarnya adalah komet yang sudah usang.

Kapan Hujan Meteor Geminid 2025 & Apakah Bisa Diamati di Indonesia?

Mengutip laman Astronomy (11/12/2025), hujan meteor Geminid memasuki puncaknya pada malam tanggal 13 Desember 2025. Di Indonesia sendiri, fenomena ini dapat diamati pada 14-15 Desember 2025.

Tidak ada keterangan lokasi khusus tempat untuk mengamati hujan meteor Geminid di Indonesia. Kemungkinan fenomena astronomi tersebut juga dapat diamati di negara khatulistiwa ini.

Kemudian, waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Geminid adalah setelah matahari tenggelam pada Minggu, 14 Desember 2025. Biasanya, tengah malam adalah waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor.

Disebutkan juga bahwa Geminid dapat muncul di bagian langit mana pun. Namun, untuk memaksimalkan peluang dalam mengamati fenomena ini, arah yang dapat dipantau adalah arah timur dan lihat sepertiga hingga setengah bagian atas langit saat senja hingga sekitar pukul 9 malam.

Setelah pukul 9 malam hingga tengah malam, lihatlah ke setengah bagian atas langit hingga tepat di atas kepala. Kemudian, jika mengamatinya hingga larut malam, fokuskan pandangan ke atas.

Selain itu, untuk melihat fenomena ini, pastikan juga berada di lokasi yang gelap dan minim cahaya. Tempat yang jauh dari pusat kota tentu lebih baik untuk bisa mendapatkan fenomena hujan meteor Geminid.

Tidak dibutuhkan alat bantu optik seperti teleskop atau teropong untuk melihat hujan meteor Geminid. Cukup mata telanjang di lokasi yang gelap dan minim cahaya, fenomena ini dapat diamati secara langsung.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait hujan meteor dapat mengakses tautan berikut ini.

Link Artikel Hujan Meteor

Baca juga artikel terkait HUJAN METEOR atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat