tirto.id - Shell Group mengumumkan pengangkatan Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia untuk menggantikan Ingrid Siburian yang sudah menjabat sejak 1 Juli 2022. Masa jabatan Andri tersebut akan berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.
"Shell hari ini mengumumkan pengangkatan Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, efektif mulai 1 Mei 2026," tulis Corporate & Internal Communications Shell Indonesia, Reza Fawzy dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (14/4/2026).
Selain menjalankan penugasan tersebut, Andri juga akan tetap mengemban posisinya saat ini sebagai General Manager Lubricants Indonesia.
Di sisi lain, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia yang akan mengakhiri masa jabatannya, Ingrid Siburian, akan melanjutkan perannya sebagai General Manager Mobility dan tetap menjalankan kepemimpinan yang penting selama periode ini. Pada akhir kepemimpinannya, Ingrid akan fokus pada keberlangsungan operasional bisnis serta memastikan transisi yang berjalan dengan lancar dan sukses.
"Shell menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ingrid atas kepemimpinan dan kontribusinya di Indonesia, termasuk dalam memimpin Shell Indonesia melalui periode transformasi ini," tutur Reza.
Dia melanjutkan, transisi kepemimpinan ini dilakukan seiring dengan fokus Shell untuk terus mengembangkan bisnis pelumas di Indonesia serta melanjutkan proses yang telah diumumkan sebelumnya terkait pengalihan bisnis SPBU Shell di Indonesia kepada perusahaan patungan Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.
“Shell Indonesia tengah memasuki tahap baru dengan berbagai peluang, dan saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin perusahaan dalam upaya pertumbuhan sekaligus terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia," ujar Andri dalam kesempatan yang sama.
Sementara itu, untuk memantapkan posisi di bisnis pelumas, Shell Indonesia terus berinvestasi dalam bisnis ini, termasuk membangun Pabrik Manufaktur Gemuk atau Grease yang melengkapi fasilitas Pabrik Pelumas Shell di Marunda.
"Saya menantikan kerja sama yang erat dengan para mitra, pemerintah, pelanggan, serta masyarakat untuk mewujudkan aspirasi kami dan menciptakan nilai jangka panjang secara berkelanjutan,” ujar Andri.
Mengutip akun LinkedIn-nya, Andri Pratiwa telah menjabat sebagai Managing Director Lubricants Indonesia sejak Agustus 2021. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Deputy Director Lubricants Indonesia & VP Sales B2B Indirect and Mining pada periode Januari 2020-Juli 2021.
Sementara itu, Andri mengawali karir 23 tahunnya di Shell Indonesia sebagai B2B Key Account Manager, yakni pada Mei 2003-Desember 2007.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































