tirto.id - Shell Indonesia mengonfirmasi rencana pembelian base fuel dari PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di jaringan SPBU miliknya.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengatakan pembahasan kerja sama business-to-business (B2B) antara pihaknya dan Pertamina Patra Niaga kini telah memasuki fase final.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa saat ini pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel dari Pertamina Patra Niaga memasuki tahap akhir,” kata Ingrid dalam keterangan tertulisnya kepada Tirto, Selasa (25/11/2025).
Dengan progres tersebut, Shell Indonesia semakin dekat untuk menjual kembali produk BBM miliknya kepada pelanggan. Sebelumnya, SPBU tersebut menyampaikan bahwa produk BBM mereka seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tak lagi tersedia karena kehabisan pasokan sejak Agustus lalu. Ini lantaran pemerintah bersikukuh tak mau memberi tambahan kuota impor kepada SPBU swasta di tahun ini.
Shell, dan sejumlah badan usaha SPBU swasta lain, akhirnya mulai berkomunikasi dengan Pertamina untuk menjajaki pembelian base fuel.menekankan bahwa perusahaan belum memutuskan untuk melakukan impor base fuel dari PT Pertamina (Persero). Namun, hingga penghujung Oktober, Shell mengatakan belum mencapai kesepakatan B2B terkait aspek komersial untuk pasokan base fuel dari Pertamina Patra Niaga.
Ingrid menegaskan bahwa Shell juga telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar produk BBM jenis bensin tersedia kembali di jaringan SPBU Shell, sesuai dengan standar keselamatan operasional, prosedur dan pedoman pengadaan BBM, serta standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell secara global.Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































