Menuju konten utama

Anak Michael Hartono Disebut Terima Warisan Rp52,37 T per Orang

Kepemilikan Michael sebesar 49 persen di Dwimuria telah dibagi rata kepada empat ahli warisnya, berdasarkan dokumen yang diajukan kepada pemerintah.

Anak Michael Hartono Disebut Terima Warisan Rp52,37 T per Orang
michael bambang hartono.foto/cip.directory/
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Keempat anak konglomerat almarhum Michael Bambang Hartono menerima saham senilai sedikitnya 2,93 miliar dolar AS atau setara Rp52,37 triliun (asumsi kurs saat ini Rp17.870 per dolar AS) dari perusahaan induk keluarga, dikutip dari laman The Star, Jumat (14/8/2026). Transfer saham itu menandai salah satu transfer kekayaan terbesar di Asia dalam beberapa tahun terakhir.

Michael Hartono diketahui meninggal pada Maret dalam usia 86 tahun. Michael Hartono dan saudaranya, Robert Budi Hartono, memiliki lebih dari separuh saham Bank Central Asia (BCA) selaku bank terbesar di Indonesia, serta bisnis lainnya melalui PT Dwimuria Investama Andalan.

Kepemilikan Michael sebesar 49 persen di Dwimuria telah dibagi rata kepada empat ahli warisnya, berdasarkan dokumen yang diajukan kepada pemerintah.

Berdasar kepemilikan Dwimuria di BCA, saham Michael di perusahaan induk tersebut bernilai sedikitnya 11,7 miliar dolar AS per 11 Agustus. Anak-anaknya juga memiliki kepentingan di berbagai bagian kerajaan bisnis keluarga, yang mencakup perbankan, rokok, pusat perbelanjaan, dan perkebunan.

Keluarga tersebut juga memiliki PT Djarum, salah satu produsen rokok beraroma cengkih terbesar di Indonesia yang dikenal sebagai kretek.

Warisan tersebut menjadi contoh terbaru bagaimana kekayaan yang telah lama dimiliki para taipan terkaya di Asia diwariskan kepada generasi berikutnya.

Transfer kekayaan keluarga Hartono melampaui sekitar 10 miliar dolar AS yang ditinggalkan oleh Wee Cho Yaw, mendiang kepala keluarga United Overseas Bank Ltd asal Singapura.

Kekayaan gabungan keluarga Hartono mencapai 28,6 miliar dolar AS per 11 Agustus 2026, menurut Bloomberg Billionaires Index. Nilai itu menjadikan mereka sebagai keluarga terkaya di Indonesia.

Di satu sisi, perwakilan keluarga menolak berkomentar mengenai dokumen pewarisan tersebut. Kekayaan kedua bersaudara itu melonjak setelah mereka mengembangkan bisnis rokok yang diwarisi dari ayah mereka yang kemudian masuk ke sektor keuangan.

BCA juga kini menjadi bank terbesar di Indonesia berdasarkan nilai kapitalisasi pasar, yakni sekitar 44 miliar dolar AS.

Baca juga artikel terkait WARISAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher