Menuju konten utama

Aktivitas Warga Tebing Tinggi Kalsel Lumpuh Total usai Banjir

Warga hanya fokus untuk membersihkan rumah, dan tak memiliki penghasilan karena tak bisa berkebun untuk kebutuhan sehari-hari.

Aktivitas Warga Tebing Tinggi Kalsel Lumpuh Total usai Banjir
Ilustrasi lokasi terdampak banjir di Kalimantan Selatan (27/12). (foto: BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aktivitas warga lumpuh total di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Usai banjir bandang menerjang pada Sabtu (27/12/2025), kegiatan warga praktis hanya membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur.

Novi, salah satu warga setempat, mengatakan warga tak dapat berkebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak memiliki penghasilan.

“Semua kebun milik warga tersapu banjir bandang, padi-padi pun juga sebagian rusak akibat banjir,” kata Novi di Balangan, seperti dikutip Antara, Senin (29/12/2025).

Saat ini, lanjut Novi, warga hanya berharap bantuan dari pemerintah dan relawan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, saat ini banyak warga yang memiliki kerja harian untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Dia berharap situasi ini dapat segera berlalu, tentunya dengan bantuan dari pemerintah daerah sangat diharapkan untuk mengatasi permasalahan ini.

Di samping itu Pemkab Balangan telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir hingga 3 Januari 2026 nanti.

Bupati Balangan menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.

“Saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong, semoga masyarakat yang terdampak tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini,” ujar Abdul Hadi.

Abdul Hadi menegaskan proses penanganan pasca banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, masyarakat, serta relawan dan fokus utama saat ini adalah pembersihan lumpur dan sisa material banjir agar rumah warga dan fasilitas umum dapat kembali difungsikan.

Sebelumnya, Polres Balangan jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaporkan sebanyak 1.466 rumah dan 1.615 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang pada delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan.

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi mengatakan dari data sementara yang dihimpun petugas gabungan, delapan desa yang terdampak antara lain Desa Mayanau, Tebing Tinggi, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap.

“Rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga berat,” ujar dia.

Yulianor merinci jumlah rumah dan KK yang terdampak, yakni di Desa Mayanau 171 rumah dan 171 KK di antaranya tujuh rumah rusak berat, 18 rusak sedang, seluruh warga terdampak, serta fasilitas umum umum yang terendam yakni SDN Mayanau.

Kemudian di Desa Tebing Tinggi 277 rumah dan 298 KK (5 rumah rusak berat, 11 rusak sedang), fasilitas umum yang terendam yakni musala, Kantor Desa Tebing tinggi, Kantor Kecamatan Tebing tinggi.

Lalu di Desa Simpang Bumbuan 127 rumah dan 127 KK (6 rumah rusak berat, 19 rusak sedang), fasilitas umum yang terendam yakni musala, dan langgar.

Kemudian di Desa Simpang Nadong 110 rumah dan 128 KK (6 rusak berat, 14 rusak sedang), fasilitas umum yang terendam yakni Polsubsektor Tebing Tinggi, mushola, dan puskesmas.

Selanjutnya di Desa Sungsum 205 rumah dan 280 KK (15 rusak berat, 35 rusak sedang), sekitar 53 rumah tidak terdampak. Sedangkan fasilitas umum yang terendam yakni masjid dan SDN Sungsum.

Lalu di Desa Ju'uh 180 rumah 215 KK (4 rusak berat, 7 rusak sedang), serta fasilitas umum yang terdampak yakni masjid dan SDN Juuh.

Berikutnya di Desa Gunung Batu 198 rumah dan 198 KK (3 rusak berat, 7 rusak sedang), serta fasilitas umum yang terdampak yakni masjid dan Kantor Desa Gunung Batu.

Terakhir di Desa Langkap 198 rumah 198 KK (3 rusak berat, 7 rusak sedang), serta fasilitas umum yang terdampak yakni masjid dan Kantor Desa Gunung Batu.

“Sementara ini kondisi banjir bandang di delapan desa sudah surut, petugas sedang membantu warga,” ujar Kapolres Balangan Yulianor Abdi.

Baca juga artikel terkait BENCANA

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana