tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, menawarkan Sarawak Air membuka rute baru di Indonesia, tetapi selain Jakarta serta Bali.
Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam kegiatan Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026), yang juga dihadiri Premier of Sarawak, Datuk Patinggi Tan Sri Abang Haji Abdul Rahman Zohari bin Tun Datuk Abang Haji Openg.
Airlangga semula menyatakan pemerintah Indonesia menyiapkan anggaran untuk diskon transportasi sebesar Rp12,83 triliun.
"Dan kami juga memiliki banyak diskon untuk transportasi saat menjelang Lebaran [2026], termasuk untuk penerbangan atau transportasi udara," ucap Airlangga.
Airlangga lantas menawarkan Sarawak Air untuk membuka rute ke sejumlah kawasan di Indonesia yang menyediakan tempat wisata. Mengingat, Malaysia menjadi salah satu negara yang masyarakatnya kerap mengunjungi Tanah Air.
Dengan demikian, Airlangga menyatakan Sarawak Air akan mendapatkan keuntungan yang tinggi ketika menyediakan rute selain ke Jakarta dan juga Bali.
"Saya rasa kami ingin Sarawak Air terbang ke wilayah dan kota-kota tertentu di Indonesia yang terbuka untuk pariwisata. Dan Indonesia harus berterima kasih kepada Malaysia, karena Malaysia adalah penyumbang pariwisata terbesar bagi Indonesia," ucapnya.
"Jadi, jika maskapai penerbangan Anda datang ke lebih banyak kota, tidak hanya Jakarta dan Bali, tetapi juga Bangka Belitung, Medan, dan lainnya, saya yakin pariwisata akan meningkat dan Sarawak Air akan lebih menguntungkan," sambung dia.
Airlangga menambahkan, setelah Sarawak Air membuat rute di Tanah Air, Pemerintah RI dapat meningkatkan ekspor ke Malaysia.
"Kemudian pada tahun 2040, kita dapat menghasilkan dampak yang lebih besar dengan meningkatkan ekspor," tuturnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id






































