Menuju konten utama

65 Kampung Nelayan Merah Putih Masih Terfokus di Jawa

Penyebaran Kampung Nelayan Merah Putih yang didominasi di Pulau Jawa menunjukkan masih tingginya ketimpangan pembangunan.

65 Kampung Nelayan Merah Putih Masih Terfokus di Jawa
Warga menaiki sampan nelayan untuk menyeberang di Kampung Nelayan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/10/2025). Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 65 kampung nelayan merah putih pada tahap awal dari total target 100 kampung hingga akhir tahun 2025. ANTARA FOTO/Yudi Manar/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Human Right Manager Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Luthfian Haekal, mengatakan program Kampung Nelayan Merah Putih hingga saat ini masih terfokus di Pulau Jawa. Hal ini diketahui berdasar survei yang dilakukan DFW pada Oktober-November 2025.

Hingga akhir 2025, berdasar catatan DFW, ada 65 Kampung Nelayan Merah Putih se-Indonesia. Kampung Nelayan itu terintegrasi dengan program pemerintah lain, yakni Koperasi Desa Merah Putih.

"Dari 2025, memang sudah ada 65 Kampung Nelayan Merah Putih dengan total 273 penyuluh. Namun, ketika kami grading, ketika kami petakan, [Kampung Nelayan] sangat terpusat pada daerah-daerah Jawa," sebut Haekal saat konferensi pers via virtual, Selasa (6/1/2026).

Menurut Haekal, masih ada pulau yang sama sekali belum memiliki Kampung Nelayan. Salah satunya, yakni Kalimantan. Kemudian, sejumlah kawasan juga tidak terinstal Kampung Nelayan dengan jumlah yang banyak.

Misalnya, hanya ada 1-2 Kampung Nelayan se-Papua dan tiga Kampung Nelayan di Kepulauan Riau. Jumlah itu disebut berbanding terbalik dengan total Kampung Nelayan di Jawa.

Ia menilai, timpangnya penyebaran Kampung Nelayan di Tanah Air menunjukkan Pemerintah Pusat yang masih fokus terhadap pembangunan di Jawa. "Lagi-lagi ini menunjukkan infrastrukturnya yang mapan itu masih pada di daerah-daerah Jawa, alih-alih memperluas ke kapasitas yang paling membutuhkan intervensi," tutur Haekal.

Tak cuma itu, ia menyatakan, jumlah penyuluh di Kampung Nelayan yang terletak di luar Jawa juga masih terbilang sedikit. Tiga Kampung Nelayan di Kepulauan Riau hanya memiliki tiga penyuluh.

Dengan demikian, hanya ada satu penyuluh untuk satu Kampung Nelayan. Berdasar catatan DFW, satu Kampung Nelayan di Jawa memiliki 3-4 penyuluh.

"Daerah dengan akses yang rendah, utamanya daerah timur, jumlah personel yang sangat terbatas menghadapi hambatan logistik dan waktu tempuh yang tinggi sehingga fungsi pembinaan koperasi teraduksi menjadi administratif saja, bukan proses penguatan kelembagaan," urai Haekal.

Baca juga artikel terkait NELAYAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana