Menuju konten utama

2 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Delay Akibat Kabut Asap

Dua penerbangan mengalami delay karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.

2 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Delay Akibat Kabut Asap
Ilustrasi - Pesawat terbang milik salah satu maskapai penerbangan swasta lepas landas di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/10/2019). ANTARA FOTO/Mushaful Imam/Lmo/hp.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Dua penerbangan mengalami delay karena jarak pandang yang terbatas.

General Manager Bandara SMB II Palembang, Tubagus Gemal Syahrir, mengungkapkan gangguan asap karhutla mulai terjadi di pengujung Agustus 2026. Jarak pandang menurun sehingga menyebabkan penundaan keberangkatan dan mendarat demi keselamatan.

"Sudah ada dua pesawat yang mengalami delay akibat visibility atau jarak pandang di bawah batas sebagai syarat," ungkap Gemal, Selasa (1/9/2026).

Gemal menjelaskan gangguan penerbangan pesawat terjadi pada 23 dan 29 Agustus 2026. Pada 23 Agustus, penerbangan Garuda Indonesia rute Palembang-Cengkareng (CGK) mengalami keterlambatan setelah jarak pandang turun hingga sekitar 500 meter.

Sementara pada 29 Agustus 2026, penundaan pendaratan dialami Citilink rute Cengkareng-Palembang akibat visibility yang hanya berkisar 1.200 meter. Padahal, visibility pendaratan normal yang aman semestinya di atas 1.700 meter.

"Jarak pandang sangat menentukan pesawat landing atau take off. Itu sesuai standar keselamatan penerbangan," kata Gemal.

Meski jarak pandang sempat berada di bawah ambang keselamatan, belum terjadi pembatalan penerbangan. Selama ini, aktivitas penumpang masih dalam kondisi normal sehingga tidak mengganggu operasional bandara.

"Masih sebatas delay saja, belum ada yang cancel," kata dia.

Meskipun terdampak penurunan jarak pandang, Bandara SMB II Palembang tetap menjadi bandara alternatif ketika operasional bandara di daerah lain terganggu. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah penerbangan yang seharusnya mendarat di Jambi dialihkan ke Palembang akibat kondisi kabut asap.

"Beberapa hari terakhir, kami menerima diversion dari bandara Jambi yang terdampak kabut asap karena Bandara SMB II ini sebagai alternate airport (bandara pengganti)," tutupnya.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Insider
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Fadrik Aziz Firdausi