tirto.id - Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kadisdik Kalteng) yang menolak meliburkan sekolah di tengah kondisi kabut akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menuai sorotan publik dan viral di media sosial.
Pernyataan Kadisdik Kalteng tersebut menjadi kontroversi karena alasan yang disampaikan dinilai tidak menempatkan persoalan kesehatan dan keselamatan siswa sebagai pertimbangan utama.
Dalam keterangannya, Kadisdik Kalteng menyebut peliburan sekolah dapat berdampak terhadap operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta aktivitas kantin sekolah.
"Karena ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga pada dapur-dapur MBG. Kita mengerti kok ya, Bapak/Ibu kami harap punya kebijaksanaan juga. Dapur-dapur MBG mati, Bu. Kantin-kantin mati, Bu." ujarnya dalam video yang beredar luas di medsos.
Ia juga mengkhawatirkan siswa yang dipulangkan justru menghabiskan waktu di luar rumah, seperti pergi ke kafe dan berpotensi menimbulkan keributan atau masalah.
"Belum lagi dampak ketika anak-anak dipulangkan, yang harusnya mereka di rumah, mereka ke kafe-kafe. Buat keributan, buat masalah. Nanti kita yang pusing, Bu," tambahnya.
Reza telah mengklarifikasi pernyataan mengenai MBG tersebut. Ia mengatakan, video tersebut dipotong-potong, dan tidak sesuai dengan hasil keputusan rapat, yaitu mengutaman keselamatan.
"Memang potongan video di mana rapatnya itu lama sekali. Kita juga mendengarkan aspirasi dan itu belum akhir dari rapat itu. Tidak benar kalau Bapak lebih mengutamakan MBG. Tentu, tentu. Kita harus mengutamakan keselamatan," ujar Reza.
Profil Kadisdik Kalteng Reza Prabowo
M. Reza Prabowo adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang secara definitif menjabat sejak Mei 2026. Ia lahir di Palangka Raya, 21 Juni 1992.
Latar belakang pendidikan Reza dibangun sejak menempuh pendidikan dasar dan menengah di Kota Palangka Raya. Ia menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 2 Palangka Raya dan kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Palangka Raya.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Reza melanjutkan studi pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pendidikan akademiknya kemudian dilanjutkan ke jenjang magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), sehingga gelar yang disandangnya adalah Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP.) dan Magister Administrasi Publik (M.P.A.).
Karier pemerintahan Reza berkembang melalui sejumlah posisi struktural dan penugasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pada periode 2014-2018, ia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan.
Setelah itu, dalam perjalanan karier berikutnya, ia mengemban jabatan sebagai Kepala Subbagian Komunikasi Pimpinan pada periode 2023-2026.
Selain menjalankan tugas di bidang komunikasi pemerintahan, Reza juga memperoleh pengalaman dalam pengelolaan perangkat pemerintahan melalui penugasan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta pada periode 2023-2026.
Reza selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Sebelum menjadi pejabat definitif, ia terlebih dahulu menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
View on Threads
Harta Kekayaan Kadisdik Kalteng Reza Prabowo
Berdasarkan Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan tanggal penyampaian 29 Januari 2026 untuk jenis laporan periodik tahun 2025, Muhammad Reza Prabowo mempunyai total harta kekayaan sebelum dikurangi utang sebesar Rp2,12 miliar.
Pada kategori tanah dan bangunan, Muhammad Reza Prabowo melaporkan dua aset yang seluruhnya berada di Kota Palangka Raya. Aset pertama berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah 20 meter persegi dan luas bangunan 30 meter persegi, dengan nilai yang dilaporkan sebesar Rp165 juta.
Aset kedua berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah 25 meter persegi dan luas bangunan 40 meter persegi, dengan nilai Rp480 juta.
Pada kategori alat transportasi dan mesin, dengan total nilai Rp790 juta, terdapat tiga kendaraan. Pertama adalah sebuah Ford Fiesta tahun 2013 yang dilaporkan sebagai kendaraan hasil warisan dengan nilai Rp40 juta.
Kedua adalah Toyota Fortuner GR tahun 2023 dengan nilai Rp450 juta, dan ketiga Honda HR-V tahun 2023 dengan nilai Rp300 juta yang semuanya dilaporkan sebagai hasil sendiri.
Selain tanah, bangunan, dan kendaraan, LHKPN tersebut juga mencatat harta bergerak lainnya sebesar Rp405 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp280 juta.
Tidak terdapat nilai yang dilaporkan pada kategori surat berharga maupun harta lainnya. Setelah memperhitungkan kewajiban berupa utang sebesar Rp390 juta, total harta kekayaan bersih yang dilaporkan M. Reza Prabowo tercatat sebesar Rp1,73 miliar.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































