tirto.id - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno, menyebut, perusahaan alumunium asal Rusia, UC Rusal, berpotensi menggarap proyek hilirisasi bauksit menjadi alumina bersama PT Antam.
"Bisa jadi, bisa jadi [UC Rusal bekerja sama dengan PT Antam untuk proyek hilirisasi bauksit tersebut]," ucapnya di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Saat ditanya apakah Antam bakal dilibatkan untuk proses penambangan kelak, Tri menyatakan kerja sama UC Rusal juga berpotensi terjalin dengan pihak swasta.
Namun, dia belum memastikan pihak dalam negeri yang akan bekerja sama dengan perusahaan asal Rusia itu.
"Bisa jadi kerja sama [dengan PT Antam], bisa jadi enggak atau pihak lain, swasta [yang bekerja sama dengan UC Rusal]," sebutnya.
Di satu sisi, Tri menyatakan, UC Rusal belum mengantongi izin lokasi untuk tempat produksi pengolahan bauksit itu.
"Belum, belum [belum ada izin]," ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan, UC Rusal berencana membangun pabrik pengolahan tersebut di Pulau Kalimantan. Saat ini, proses perizinan proyek tersebut hampir selesai.
"Iya, itu dengan Rusal, mereka akan membangun hilirisasi dari bauksit untuk menjadi alumina. Itu [pabrik] di daerah Kalimantan. Untuk urusan perizinannya, sudah tahap hampir final," sebutnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2026).
Bahlil menyatakan, Rusal nantinya akan berkolaborasi dengan perusahaan dalam negeri dalam menjalankan proyek tersebut. Meski demikian, Bahlil belum menyampaikan perusahaan dalam negeri mana yang bakal ikut menggarap proyek tersebut.
"Kita memang melakukan kolaborasi dan mereka melakukan kerja sama dengan pengusaha dalam negeri," sebut dia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id






































