tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan satu orang anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal Liao Dong Yu berbendera Cina di Somalia, berhasil dipulangkan pada Kamis (15/1/2026) lalu.
Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menjelaskan pemulangan WNI itu terjadi setelah Kemlu melalui Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi melakukan penanganan.
“Pada 15 Januari telah berhasil dipulangkan satu ABK WNI yang juga telah tiba. Pemulangannya yang bersangkutan telah tiba di daerah asal yang bersangkutan,” kata Yvonne saat ditemui di Kantor Kemlu, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Saat ini, masih terdapat lima orang ABK WNI yang terjebak di atas kapal tersebut. Yvonne mengatakan saat ini KBRI Nairobi terus berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan negosiasi dengan para pembajak.
“[KBRI Nairobi melakukan] negosiasi langsung dengan para pembajak untuk memastikan kondisi ABK atau WNI kita dalam keadaan aman dan juga sehat,” ungkapnya.
Yvonne berharap masyarakat dapat lebih peka terhadap sensitivitas insiden pembajakan tersebut. Kemlu juga berharap proses negosiasi pemulangan ABK WNI yang terjebak bisa berjalan dengan lancar.
“[Semoga] proses negosiasi dapat berjalan dengan lancar dan juga aman untuk para ABK dan WNI kita yang masih ada di atas kapal,” tutupnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































