Menuju konten utama

Widodo Makmur Unggas Bidik Pendapatan Rp305 M di Semester I-2025

Perusahaan mencatat pendapatan Rp140,2 miliar pada kuartal I-2025 atau naik 156% secara year-on-year (yoy) dari Rp54,8 miliar di kuartal I-2024.

Widodo Makmur Unggas Bidik Pendapatan Rp305 M di Semester I-2025
Logo PT Widodo Makmur Unggas. FOTO/widodomakmurunggas.co.id

tirto.id - PT Widodo Makmur Unggas (WMUU) memproyeksikan pendapatan hingga Rp305 miliar pada semester I-2025, melonjak 140 persen dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp127 miliar.

Direktur Keuangan WMUU, Wahyu Andi Susilo, mengatakan optimisme ini didorong oleh perbaikan kinerja keuangan di kuartal I-2025 yang menunjukkan tren positif dengan adanya program makan bergizi gratis (MBG).

“Produk unggas merupakan salah satu bahan baku dominan terhadap program pemerintah yaitu program makan bergizi gratis yang dapat mendorong pertumbuhan industri unggas itu sendiri,” katanya dalam public expose, Rabu (25/6/2025).

Wahyu menerangkan, perusahaan telah mencatat pendapatan Rp140,2 miliar pada kuartal I-2025 atau naik 156 persen secara year-on-year (yoy) dari Rp54,8 miliar di kuartal I-2024.

Meski laba operasional masih negatif di Rp13,1 miliar, angka ini membaik 42 persen dibandingkan rugi operasional Rp22,7 miliar pada periode sebelumnya.

"EBITDA kami sudah positif di Rp3,6 miliar, berbalik dari minus Rp8,5 miliar di kuartal I-2024. Untuk semester I-2025, kami memproyeksikan EBITDA positif Rp8,2 miliar, naik dari minus Rp7,5 miliar sebelumnya," ujarnya.

Meski laba bersih masih negatif, WMUU mencatat progres signifikan. Proyeksi rugi operasional semester I-2025 diprediksi menyusut 30 persen menjadi Rp25,2 miliar dari Rp35,8 miliar di 2024.

Secara keseluruhan, perusahaan menargetkan penjualan Rp553 miliar sepanjang 2025, melesat hampir 50 persen dari realisasi 2024 yang sebesar Rp300 miliar.

Pada 2024, WMUU membukukan penjualan bersih Rp378,12 miliar, tumbuh 12 persen year-on-year. Namun, di kuartal I-2024, penjualan tercatat Rp54,8 miliar.

Perusahaan berhasil memangkas rugi kotor menjadi Rp54,77 miliar dari Rp100,55 miliar di tahun sebelumnya. Rugi bersih 2024 juga turun menjadi Rp120,53 miliar, lebih baik dibandingkan kerugian Rp220 miliar di 2023.

Baca juga artikel terkait PENDAPATAN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra