tirto.id -
COO Widodo Makmur Perkasa Mega Nurfitriyana mengungkapkan, peningkatan pendapatan ini menunjukkan pemulihan kinerja perusahaan setelah terdampak sejumlah tantangan di 2024.
"Untuk performance di first half 2025, revenue kami expect untuk mencatatkan di Rp407 miliar yaitu naik 89 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya dalam paparan publik, Rabu (25/6/2025).
Dia menjelaskan, pertumbuhan pendapatan kelompok kelas menengah, naiknya kepercayaan konsumen, serta program makan bergizi gratis (MGB) telah menjadi katalis dalam pemulihan kinerja perseroan dari tahun 2024.
Pada 2024, sambungnya, peningkatan pendapatan didorong oleh perbaikan di lini bisnis unggas (poultry), yang menyumbang 56 persen dari total pendapatan perusahaan di 2024 yang sebesar Rp573 miliar.
Perbaiki kinerja ini terus berlanjut hingga kuartal I-2025. "Di kuartal I-2025, pendapatan sudah tumbuh 81 persen menjadi Rp203,9 miliar dibandingkan Rp112,8 miliar di 2024," ujarnya.
Meski masih mencatat net loss Rp118 miliar di kuartal I-2025, angka tersebut telah membaik 118 persen secara year-on-year (yoy).
Begitu pula dengan EBITDA yang terkerek positif Rp12,8 miliar, naik 131 persen dari periode sebelumnya. "Perbaikan ini sejalan dengan upaya efisiensi dan fokus pada aset produktif," tambah Mega.
Tahun sebelumnya, WMPP mencatat pendapatan Rp573 miliar dengan rugi bersih membengkak 32,2 persen menjadi Rp596 miliar. Mega menjelaskan, kinerja 2024 tertekan oleh wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), lumpy skin disease, serta daya beli masyarakat yang belum pulih.
"Harga pakan unggas yang tinggi juga memengaruhi profitabilitas," jelasnya.
Akibatnya, rasio keuangan seperti ROI turun ke 86 persen dan ROE negatif 12,8 persen. Namun, di 2025, perusahaan mulai menunjukkan tren pemulihan dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity) 5,7 kali dan total aset Rp4,6 triliun.
Untuk paruh kedua 2025, WMPP memperkirakan kinerja perseroan akan membaik seiring stabilisasi harga komoditas dan peningkatan permintaan.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































