tirto.id - Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026)
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen Donny Pramono, mengatakan kepergian mantan Menteri Pertahanan itu, menjadi kehilangan besar bagi TNI AD dan bangsa Indonesia. Sepanjang hidupnya, Ryamizard mendedikasikan dirinya untuk mengabdi kepada negara.
“Mengabdi kepada negara melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI maupun pemerintahan dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Brigjen Donny dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Brigjen Donny mengenang almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani, sederhana, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara.
“TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Kepergian Ryamizard Ryacudu, katanya, meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI Angkatan Darat dan perjalanan bangsa Indonesia.
Melansir keterangan TNI AD, Ryamizard Ryacudu merupakan putra dari Brigjen TNI Musannif Ryacudu, seorang perwira Angkatan Darat. Dalam pengabdiannya di TNI AD, Pria kelahiran Palembang itu meniti karier dari berbagai penugasan lapangan hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.
Puncak pengabdiannya di lingkungan Angkatan Darat ditandai saat dirinya menerima amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) periode 2002–2005.
Setelah menyelesaikan pengabdian di lingkungan militer, Ryamizard kembali mendapat tugas untuk mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























