tirto.id - Wali Kota Madiun, Maidi, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Madiun, Jawa Timur, hari ini.
Berdasarkan pantauan reporter Tirto di lokasi, Maidi tiba bersama dengan dua orang lainnya pada sekira pukul 22.34 WIB. Salah satunya, Kadis PUPR Kota Madiun, Thariq Megah. Sementara, identitas satu lainnya belum diketahui, namun disebut sebagai rekanan Maidi.
Dalam OTT ini, KPK menangkap 15 orang. Sembilan di antaranya diangkut ke Gedung Merah Putih KPK, termasuk Maidi, untuk melanjutkan pemeriksaan.
Saat ditemui awak media, Maidi enggan menjawab soal alasannya ditangkap. Dia malah menyebut tidak pernah lelah untuk membangun Madiun.

"Saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat," kata Maidi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (19/1/2026).
Setelah itu, Maidi langsung naik ke lantai dua KPK menuju ruang pemeriksaan. Dia akan menjalani pemeriksaan sebelum akhirnya ditentukan nasibnya oleh KPK.
Diketahui, OTT ini terkait dengan fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun.
KPK juga turut menyita sejumlah barang bukti dalam bentuk uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























