Menuju konten utama

Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'dah: Momentum Perubahan

Teks khutbah Jumat 8 Mei 2026 bulan Dzulqa'dah tema momentum perubahan dapat menjadi acuan para khatib dalam salat Jumat.

Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'dah: Momentum Perubahan
Ilustrasi salat jumat. antara foto/hendra nurdiyansyah/foc/16
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Teks khutbah Jumat pada 8 Mei 2026 bulan Dzulqa'dah berisi mengenai momentum perubahan. Naskah teks khutbah Jumat dapat digunakan sebagai acuan para khatib dalam menyampaikan khutbah.

Salat Jumat adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan muslim laki-laki yang sudah baligh dan berakal. Sesuai namanya, ibadah ini dilakukan setiap hari Jumat di masjid secara berjamaah.

Para muslim laki-laki menunaikan salat Jumat secara rutin setiap pekan. Sementara itu, muslimah tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah ini.

Khutbah menjadi salah satu rukun atau tata cara ibadah salat Jumat. Artinya, isi khutbah tidak boleh absen dari rangkaian ibadah tersebut. Di dalamnya terdapat dua bagian dan perlu diengarkan oleh para jemaah.

Karena merupakan salah satu rukun, beberapa hal juga perlu ada di dalam khutbah. Untuk itu, tak jarang para khatib mempersiapkan teks khutbah guna membantu menyampaikan khutbah agar tidak ada yang terlewat.

Tersedia contoh teks khutbah Jumat untuk salat Jumat pada 8 Mei 2026. Hal ini dapat memudahkan para khatib dalam menyampaikan khutbah beserta isi dan pesannya.

Teks Khutbah Jumat, 8 Mei 2026 Bulan Dzulqa'adah: Momentum Perubahan

Kalender Hijriah kini memasuki bulan Dzulqa'dah. Ini merupakan bulan ke-11 sebelum memasuki bulan terakhir, yakni Zulhijah.

Bulan Dzulqa'dah sendiri memiliki berbagai keutamaan, seperti tergolong dalam 4 bulan haram, yakni: Muharam, Rajab, Zulhijah, dan Dzulqa'dah.

Tak hanya itu, bulan Dzulqa'dah juga termasuk dalam 3 bulan haji di antara Syawal dan Zulhijah. Inilah yang menyebabkan bulan ini istimewa dan menjadi bulan bagi umat Islam dalam mempersiapkan diri menyambut datangnya tahun baru Hijriah.

Berikut ini teks khutbah Jumat 8 Mei 2026 bulan Dzulqa'dah dengan tema "Momentum Perubahan”:

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ

اَللّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ الدّيْن وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.....

Marilah kita senantiasa berupaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala. Mari kita tunaikan segala kewajiban dan tinggalkan segala larangan-Nya.

Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa dirahmati Allah dan tergolong sebagai hamba yang beriman. Semoga selama hidup hingga akhir hayat, Allah tetapkan nikmat iman dan Islam kepada kita semua, senantiasa. Aamiin.

Hadirin salat Jumat yang dirahmati Allah.....

Tiba saatnya kita saat ini berada di pengujung tahun 1447 Hijriah. Berjalannya waktu yang tidak pernah berhenti, dari detik ke detik, menit ke menit, hingga kini membawa kita pada pergantian tahun.

Ini bisa menjadi momentum akhir tahun yang membuat kita senantiasa melakukan evaluasi, muhasabah, dan introspeksi diri. Tinggal hitungan hari menuju Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Mari kita menjadikan sebagai momentum perubahan.

Islam telah mengajarkan bahwa kita perlu melakukan introspeksi diri untuk mengetahui apakah kita tergolong sebagai manusia yang rugi atau beruntung. Mari sibukkan diri untuk menelaah dan mempelajari diri sendiri, daripada mengurusi orang lain dan aib-aibnya.

Aib diri sendiri menjadi tanggung jawab kita masing-masing. Karena itulah penting bagi kita untuk melakukan introspeksi agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ini penting agar di hari akhir kelak, kita tidak terberati dengan dosa yang terus-menerus kita lakukan.

Allah Swt. berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ۝١٨

yâ ayyuhalladzîna âmanuttaqullâha waltandhur nafsum mâ qaddamat lighad, wattaqullâh, innallâha khabîrum bimâ ta‘malûn

Artinya: ''Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'' (QS Al-Hasyr: 18)

Perbuatan kita perlu untuk senantiasa diperbaiki jika terdapat salah agar senantiasa menjadi versi diri yang lebih baik dari hari kemarin. Inilah yang bisa membuat kita tumbuh sekaligus menyelamatkan diri.

Sebab, pada hakikatnya, setiap hari kita berubah. Tidak ada yang sama dari hari ke hari, meski dengan rutinitas dan raga yang sama. Setiap hari kita diberi kesempatan, pilihan untuk tetap sama dengan hari kemarin, melakukan kesalahan dan hal-hal maksiat yang sama, atau membenahinya, menjadi diri yang lebih baik.

Inilah pentingnya momentum perubahan. Kendati bisa dilakukan setiap hari, seiring pergantian hari, kini momentum pergantian bulan hingga tahun bisa memacu untuk berani berubah.

Perubahan itu niscaya dan kita akan bisa tumbuh darinya, dimulai dari sendiri. Mari kita senantiasa mengoreksi diri sendiri, introspeksi diri, bermuhasabah, untuk berubah menjadi versi terbaik diri dari hari ke hari.

Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita, memudahkan kita untuk mengetahui kekurangan diri kita, serta menggerakkan kita untuk memulai perubahan baik demi menjadi hamba yang lebih baik.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَه َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّه هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلى اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلى تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ

وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلى رِضْوَانِهِ. اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. اَمَّا بَعْدُ

فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ

وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللَّهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ االدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. لا إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَٰنَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

عِبَادَاللَّهِ

اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

Pembaca dapat mengakses artikel sejenis mengenai khutbah jumat melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Khutbah Jumat

Baca juga artikel terkait KHUTBAH JUMAT atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo