Menuju konten utama

Target Akhir 2026: 12 Pilot TNI AU Siap Terbangkan Jet Rafale

TNI AU targetkan 12 pilot siap operasikan jet tempur Rafale pada akhir 2026. Kedatangan pesawat baru menuntut kesiapan SDM yang cepat.

Target Akhir 2026: 12 Pilot TNI AU Siap Terbangkan Jet Rafale
Komandan Skadron (Danskadron) Udara 12, Letkol Penerbang Binggi “Rayden” Nobel, diwawancarai usai acara penerimaan enam unit pesawat Rafale yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026) pagi. tirto.id/Naufal Majid

tirto.id - Skadron Udara 12 TNI Angkatan Udara menargetkan sebanyak 12 pilot siap untuk mengoperasikan pesawat tempur Rafale asal Prancis hingga akhir tahun 2026. Penyiapan sumber daya manusia ini dikejar seiring mulai tibanya unit-unit jet generasi generasi terbaru tersebut di Indonesia.

“Sampai dengan, diharapkan akhir 2026 ini kita memiliki 12 pilot,” kata Komandan Skadron (Danskadron) Udara 12, Letkol Penerbang Binggi “Rayden” Nobel, pada wartawan usai penerimaan enam unit pesawat Rafale di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026) pagi.

Binggi lantas menyatakan, delapan orang sudah siap mengoperasikan pesawat Rafale. Sementara empat orang lainnya tengah menjalani program konversi.

Meski begitu, Binggi menyebut pada bulan depan, akan ada grup pilot lainnya yang akan menjalani pendidikan.

“Penyiapan sumber daya manusia itu krusial, karena pesawat akan semakin berdatangan dan kita akan dituntut untuk siap melaksanakan operasi, sehingga pengawakan ini harus segera siap,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini para pilot terus dilatih agar mampu mengoperasikan pesawat Rafale dengan optimal, meskipun ada sejumlah gap dalam pemahaman teknologi.

“Tentunya ada gap, dan ini sedang kita laksanakan untuk proses pembelajaran dan pemahaman terhadap teknologi yang ada, sehingga diharapkan objektif dari pimpinan ketika kita diminta melaksanakan misi ataupun operasi tertentu, kita mengoptimalkan kemampuan pesawat ini seoptimal mungkin,” ucapnya.

Selain itu, Binggi menambahkan, fasilitas di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, juga terus ditingkatkan agar bisa memelihara pesawat Rafale yang ditempatkan di sana dengan baik.

“Dengan infrastruktur yang ada, baik untuk pemeliharaan kemudian pengoperasian sehari-harinya, sehingga sambil berjalan tentunya bangunan dan fasilitas yang ada sesuai dengan kalender pembangunan yang ada tetap masih berjalan sesuai dengan jadwal,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait ALUTSISTA RI atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah